Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Kota Kediri Terpilih Jadi Fokus Riset Brida Provinsi Jatim

LOGOS TNbadge-check


					Kota Kediri Terpilih Jadi Fokus Riset Brida Provinsi Jatim Perbesar

KEDIRI, transnews.co.id – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur, memilih Kota Kediri sebagai salah satu dari 2 kota untuk menjadi fokus riset “Kreativitas Daerah dalam Pengembangan Sektor Ekonomi Kreatif.

Sebagai salah satu rangkaian dari riset tersebut, hari ini Brida Provinsi Jatim bersama Pemkot Kediri melakukan forum group discussion (FGD) di ruang rapat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Kediri. Rabu (9/10/2024).

Peneliti Hukum dan Konstitusi Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo, yang memimpin rombongan mengungkapkan bahwa Kota Kediri dipilih menjadi salah satu dari 2 kota yang menjadi fokus riset, selain Kota Madiun, dikarenakan Kota Kediri merupakan kota yang bagus dalam pertumbuhan ekonomi, perkembangan Smartcity, angkatan kerja muda dan kota yang memiliki perkembangan pesat di segi perdagangan. “Kota Kediri dan Madiun ini memiliki basis pertumbuhan ekonomi kreatif yang bagus” jelasnya.

Dalam riset yang mulai dilakukan sejak bulan Maret 2024 tersebut, Himawan menjelaskan pihaknya telah beberapa kali melakukan pengkajian, termasuk salah satunya dengan FGD yang dilakukan pada hari ini. Lebih lanjut Himawan menjelaskan bahwa FGD tersebut bertujuan untuk memperluas proses riset dan pengumpulan data.

”Kami sudah melakukan pengumpulan data terkait ekonomi kreatif di Kota Kediri beberapa kali untuk peningkatan kompetensi milenial di Kota Kediri dan juga dalam rangka memperluas lapangan kerja,”ungkapnya.

Melalui FGD hari ini, Himawan melibatkan 2 unsur dari Kota Kediri. Pertama stakeholder government dari OPD Pemkot Kediri yang mendukung program kreatifitas dan pertumbuhan ekonomi kreatif sektor milenial, yaitu Dinkop UMTK, Disperdagin, Disbudparpora, Dinas Kominfo, Bagian Administrasi Perekonomian serta stakeholder non-government dari Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Kediri. “Stakeholder-stakeholder ini kami harapkan menjadi bagian dari gambaran kami dalam melakukan riset secara holistic” ungkapnya.

Lebih lanjut Himawan mengungkapkan bahwa dengan hasil riset ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa Kota Kediri dan Kota Madiun mempunyai perkembangan ekonomi kreatif yang bagus dan patut di tiru. “Apa yang sudah dilakukan baik oleh kedua kota tidaklah cukup, harus di publish dan dirilis agar semua orang bisa membaca dan bisa direplikasi di daerah yang memiliki karakter perkotaan,”jelasnya.

Tak hanya itu, Himawan juga mengungkapkan bahwa dengan riset ini, pihaknya juga bisa memberikan catatan untuk meningkatkan dan memberikan masukan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif pada kedua kota tersebut. “Tak hanya meliris dan mempublish, dengan riset ini kami juga dapat memberikan feedback untuk memperbaiki policy kedua Pemkot kedepannya,”ungkapnya.

Hal senada juga diharapkan oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Bambang Priambodo. Bambang berharap setelah selesainya riset ini, Brida Provinsi Jawa Timur bisa memberikan rekomendasi atas kegiatan dan capaian dari Pemkot Kediri agar kedepannya program dan kegiatan yang dicetuskan bisa meningkatkan ekonomi kreatif di Kota Kediri.

“Pastinya dengan dipilihnya Kota Kediri sebagai fokus riset ini sangat kita syukuri. Dengan riset ini, kita bisa mendapatkan rekomendasi mana saja program yang perlu dan bisa kita kembangkan lagi kedepannya serta mana yang harus kita prioritaskan” ungkapnya usai membuka FGD.

Baca Lainnya

Bupati Subandi Resmikan Double Deck Parkir dan Kamar Operasi Bedah Jantung RSUD Notopuro

13 Februari 2026 - 22:34

HUT Ke-3 DPD SWI Sidoarjo dan HPN ke-80, SWI Tegaskan Peran Pers sebagai Mitra Kritis Pembangunan

13 Februari 2026 - 22:32

Jelang Ramadan, Tirta Kahuripan Perkuat Kesiapan Pelayanan

13 Februari 2026 - 20:13

Dirut Asasta: Penggunaan Air Perpipaan Adalah Langkah Nyata Menjaga Kelestarian Sumber Daya Air

12 Februari 2026 - 21:20

News Trending DEPOK