

Garut, TransNews.co.id- Curug Rahong yang berlokasi di wilayah Desa Sukajaya Cisewu Garut Jawa Barat, tidak kalah menarik dan mempesona dibandingkan dengan curug yang lain yang berada di Kab Garut lainnya.
Keberadaan Curug Rahong bisa menjadi pilihan alternative lain bagi wisatawan dan warga lokal untuk berkunjung serta menghilangkan kejenuhan pasca pembatasan berskala besar guna untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19.
Curug Rahong Letaknya persis pinggir jalan provinsi berada di kawasan pegunungan arah Cisewu -Talegong menjadikan Garut kaya akan tempat wisata curug atau air terjun yang masih sangat alami serta sangat menarik untuk dapat dikunjungi sebagai tempat wisata.

Keindahan alamnya menjadi magnet tersendiri untuk para pengunjung yang datang ke lokasi objek wisata Curug Rahong. Jarak Curug Rahong sekitar 160 kilometer dari ibu kota Kabupaten Garut, serta dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam.
Kemudian lokasinya yang terletak di sebelah kiri jalan Provinsi yang terhubung langsung dengan obyek pantai Rancabuaya dengan rentang jarak sekitar 30 Km dalam waktu tempuh sekitar 1 jam
Curug Rahong ini memiliki ketinggian 30 meter dengan beberapa umpakan air terjun, rasanya tidak salah bagi para traveling untuk singgah karena menjanjikan ketenangan bagi wisatawan yang datang berkunjung.
Kepala Desa Sukajaya Pujarsono terkait keberadaan Curug Rahong baru baru ini mengatakan, Curug Rahong memiliki beberapa space untuk para pengunjung yang ingin melakukan swafoto.
“Curug rahong ini mulai dikelola sejak tahub 2015, wisatawan juga dapat menikmati suasana di warung-warung yang lokasinya pun tak jauh dari lokasi air terjun,” kata Pujarsono sambil promosi.
Pujar menjelaskan, pihaknya berencana memasang tarif tiket masuk dikisaran Rp.3000 – 5.000 /orang, untuk waktu sekarang ini masih free ticket alias gratis.
“Untuk ke depannya seiring banyaknya yang berkunjung, kami akan menambah beberapa fasilitas penunjang guna untuk memanjakan para pengunjung yang datang ke Curug Rahong,”jelasnya.
Pujar berharap semoga apa yang direncanakan mendapatkan dukungan dari Pemkab Garut serta Pemprov Jabar untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung khususnya ke Curug Rahong.
Dikatakan Pujar, selama ini untuk pengembangan lokasi wisata serta operasionalnya masih mengandalkan pemasukan dari pengelolan BUMDES serta swadaya dari Karang Taruna.
Pujar mempromosikan bahwa Objek wisata Curug Rahong ini mulai dikenal luas hingga keluar daerah, setelah beberapa orang wisatawan memposting/mengupdate photo-photo mereka saat berada di lokasi. Air mengalir yang jernih, ditambah dengan rerumputan serta pohon yang rimbun membuat lokasi wisata air terjun Rahong tersebut menjadikan suasana asri dan sejuk.
“Pengunjung pun akan terasa betah untuk menghabiskan waktunya di rahong ini,”pungkasnya. (Yan Fajari) Editor:Nas












