Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Memanas : DPRD Kabupaten Pati Sepakat Bentuk Pansus Aksi Massa Demo Bupati Sudewo

LOGOS TNbadge-check


					Memanas : DPRD Kabupaten Pati Sepakat Bentuk Pansus Aksi Massa Demo Bupati Sudewo Perbesar

Memanas : DPRD Kabupaten Pati Sepakat Bentuk Pansus Aksi Massa Demo Bupati Sudewo

PATI, transnews.co.id – menjadi pusat perhatian nasional pada Rabu (13/8/2025) setelah aksi demonstrasi besar-besaran menuntut Bupati Pati, Sudewo, mundur dari jabatannya berujung ricuh. Ribuan warga yang sejak pagi memadati Alun-Alun dan Kantor Bupati Pati akhirnya berhasil memaksa Sudewo keluar menemui massa.

Namun, kemunculan orang nomor satu di Pati itu justru memicu amarah. Massa melempari Sudewo dengan botol air mineral, sandal, dan sepatu. Meski sempat menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, pernyataan Sudewo tidak meredakan ketegangan. Massa tetap mendesak agar ia segera menandatangani pernyataan mundur dari jabatannya.

Seorang utusan sempat membawa kabar bahwa Sudewo menyetujui tuntutan warga untuk turun dari posisi bupati. Namun, keputusan resmi tetap menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Masyarakat memberi batas waktu tiga hari kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan keputusan final. Jika tak kunjung ada kepastian, mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.

Memanas : DPRD Kabupaten Pati Sepakat Bentuk Pansus Aksi Massa Demo Bupati Sudewo

Memanas : DPRD Kabupaten Pati Sepakat Bentuk Pansus Aksi Massa Demo Bupati Sudewo

Ketegangan memuncak ketika lemparan massa mengenai aparat yang berjaga, memaksa polisi melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Tercatat tiga hingga lima orang pingsan akibat sesak napas dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans.

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Pati merespons cepat situasi tersebut. Hanya beberapa jam setelah kericuhan, DPRD menggelar rapat paripurna mendadak. Agenda utama: pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk memakzulkan Sudewo. Seluruh fraksi, termasuk Partai Gerindra partai pengusung Sudewo menyatakan setuju.

Aksi ini sendiri dipicu kebijakan kontroversial Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Pernyataan Sudewo yang terkesan menantang warga menyebut tidak akan mundur meski puluhan ribu orang berdemo semakin menyulut kemarahan masyarakat.

Baca Lainnya

Warga Keluhkan Dampak Lingkungan Pengolahan Tanah di Sekitar JL Sumur Jambu Pinang Ranti Jaktim

3 February 2026 - 23:10

FKPM Mambak Kecam Akun Facebook yang Rendahkan Martabat Ratu Kalinyamat Jepara

3 February 2026 - 23:05

Pekerja Bangunan di Jepara Dilarikan ke RSUD Kartini Usai Tersengat Listrik di Atap Gudang SPPG Lebuawu

3 February 2026 - 23:02

Temuan Tonggak Penebangan di Beteng Portugis Picu Pertanyaan Tata Kelola Cagar Budaya

3 February 2026 - 22:58

News Trending DAERAH