Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Mensos dan Kadinsos Jatim Salurkan Bantuan Pada Penerima Manfaat di Sidoarjo

LOGOS TNbadge-check


					Mensos dan Kadinsos Jatim Salurkan Bantuan Pada Penerima Manfaat di Sidoarjo Perbesar

Mensos dan Kadinsos Jatim Salurkan Bantuan Pada Penerima Manfaat di Sidoarjo

SURABAYA, transnews.co.id – Menteri Sosial (Mensos) RI, Drs KH Saifullah Yusuf SIP, didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, melakukan penjangkauan pada penerima manfaat (PM) Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Jumat (17/1/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Sosial, Drs KH Saifullah Yusuf SIP, yang akrab disapa Gus Mensos menyerahkan langsung bantuan nutrisi, sarana perlengkapan rumah tangga, dan pemberdayaan melalui bantuan kewirausahaan kepada PM bernama Mustika (75).

Lansia tersebut, diketahui cukup produktif berjualan setiap hari dengan berjalan kaki. “Beliau adalah contoh lansia yang ulet dan tangguh. Kami mencoba memfasilitasi apa yang paling cocok untuk Bu Mustika agar beliau terus produktif sesuai kapasitasnya,” ujar Gus Mensos, seeprti dalam siaran tertulis Dinsos jatim, Jumat (17/1/2025).

Dalam kesempatan itu, Dinsos Jatim turut berkontribusi dengan menyalurkan bantuan sembako untuk pada Mustika dan PM lainnya. Sinergi antara Kemensos RI dan Dinsos Jatim ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan taraf hidup Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan mengatasi secara efektif permasalahan kesejahteraan sosial di daerah.

Selain menyerahkan bantuan, Gus Mensos juga menyoroti pentingnya pemadanan data tunggal penerima bantuan, agar program kesejahteraan sosial lebih tepat sasaran. Ia menegaskan proses pemadanan ini akan memastikan data yang digunakan pemerintah pusat dan daerah seragam, sehingga bantuan dapat diberikan secara akurat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami terus mencermati situasi dan kondisi di lapangan. Ada yang selama ini mendapatkan bantuan mungkin tidak lagi mendapatkannya setelah pemadanan, tapi sebaliknya, yang sebelumnya belum menerima bantuan bisa terdaftar,” jelas Gus Mensos.

Saifullah mengisahkan kembali dari kunjungan sebelumnya di Surabaya, di mana ia menemukan keluarga dengan anak-anak penyandang disabilitas yang program PKH-nya sempat terputus dari 2022. Baginya, hal ini menjadi pengingat bahwa pemadanan data sangat penting untuk memastikan tidak ada pihak yang terlewatkan.

“Dengan data yang lebih akurat, bantuan yang diberikan dapat lebih terukur. Semua akan terlihat, sehingga yang belum menerima pun dapat teridentifikasi,” pungkas Gus Mensos.

Baca Lainnya

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat
News Trending DAERAH