Menu ✖

Otomatis

DAERAH

MUI Dorong Pemerintah Jalankan Multi Track Diplomasi Bagi Kemerdekaan Palestina

LOGOS TNbadge-check

MUI Dorong Pemerintah Jalankan Multi Track Diplomasi Bagi Kemerdekaan Palestina Perbesar

Bogor, Transnews.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor melalui Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional menggelar Webinar Nasional. Mengangkat tema “Multi Track Diplomacy Indonesia dalam Upaya Mendorong Kemerdekaan Palestina”.

Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor Dr. KH. Ahmad Mukri Aji menyampaikan tema webinar ini sangat urgent, sangat strategis, untuk mengusung Palestina merdeka.

“Mudah-mudahan izin Allah SWT dengan Wasilah webinar ini Allah SWT akan semakin menguatkan semangat khususnya untuk saudara-saudara kita di Palestina. Kita bangga dengan Masjid Al-Aqsa sebagai saksi sejarah terjadinya Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW,”paparnya.

Dirjen Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI), Febrian Alphyanto Ruddyard menawarkan dua paradigma dalam melihat Isu Konflik Israel – Palestina.

Pertama, sebagai bangsa Indonesia harus melihat isu Palestina dari kacamata Undang-Undang Dasar 1945. Dalam Pembukaan UUD 1945 di Alinea 4 menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh karena itu segala bentuk penjajahan harus dilenyapkan dari muka bumi.

“Masalah antara Israel – Palestina ini adalah isu penjajahan. Sementara banyak negara yang mencoba mereduksi isu penjajahan ini menjadi isu perdamaian, isu konflik. Pandangan ini kurang tepat. Karena kalau bicara konflik itu harus setara, misalnya konflik antara Thailand dengan Kamboja tentang masalah perbatasan. Keduanya sama-sama negara merdeka dan diakui dunia.

Nah ini tidak terjadi pada Isu Konflik Israel – Palestina. Israel bukanlah sebagai pihak yang setara berkonflik dengan Palestina, dan isunya dalam hal ini walaupun intinya adalah perebutan wilayah, namun harus kita akui dan ketahui bahwa ini bukanlah perebutan wilayah, tapi ini adalah perebutan wilayah dari negara yang sudah disepakati dunia untuk bisa merdeka dengan wilayah batas tertentu dan ini kemudian diingkari oleh Israel.

Paradigma kedua adalah kita sebagai Warga Negara Indonesia yang mayoritas beragama Islam punya tanggung jawab yang lebih dalam mendukung kemerdekaan bangsa Palestina,” terangnya.

Wasekjen PBNU KH. Abdul Mun’im menjelaskan, bahwa PBNU selalu dilibatkan dalam urusan konflik Israel – palestina. Multi track diplomacy ini bukan hanya kepentingan Israel – Palestina, tetapi juga menyangkut kepentingan Indonesia dan Nahdlatul Ulama pada khususnya.

“Tinggal bagaimana sekarang multi track diplomasi ini dijalankan oleh sector Non State, peran Ormas Islam disini sangat penting. Peran akademisi, pebisnis, seniman, budayawan juga sangat penting ditampilkan dalam menyelesaikan soal konflik ini,” paparnya.

Hal senada diutarakan Ketua komisi Hubungan Luar Negeri, MUI Kabupaten, Bogor KH. Khariri Makmun. Menurutnya, sebagai negara muslim terbesar didunia, Indonesia berada dalam track yang tepat dengan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Dukungan untuk Palestina dilakukan melalui diplomasi di forum-forum PBB, menginisasi tekanan internasional terhadap israel, memberi bantuan kemanusian kepada rakyat Palestina serta memberikan bantuan capacity building untuk memperkuat birokrasi pemerintahan Palestina,”jelasnya.

Dalam Webinar tersebut banyak mendapatkan respon positif dari peserta.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan
Trending di DAERAH