Menu

Otomatis
Breaking News

PERISTIWA

Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Dirut KAI: Kami Masih Melakukan Evakuasi dan Pengecekan

Avatar photobadge-check

Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Dirut KAI: Kami Masih Melakukan Evakuasi dan Pengecekan. (Foto Dok. Info Bimantara) Perbesar

Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Dirut KAI: Kami Masih Melakukan Evakuasi dan Pengecekan. (Foto Dok. Info Bimantara)

BEKASI, transnews.co.id – Bobby Rasyidin Direktur Utama PT KAI, memberikan keterangan resmi terkait gangguan perjalanan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. (27/04/2026).

Insiden tersebut bermula dari adanya kecelakaan yang melibatkan satu unit armada transportasi darat di perlintasan sebidang.

​”Perlu saya sampaikan juga kejadian ini di jam sembilan kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, ya itu di JPL 85. Sehingga, ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu,” ujar Bobby

​Meskipun indikasi awal mengarah pada kerusakan sistem akibat benturan (temperan), pihak KAI menegaskan bahwa kepastian penyebab utama masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

​”Sementara itu kronologinya, tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta pada malam hari ini,” tambahnya.

Hingga saat ini, petugas di lapangan telah melakukan langkah cepat untuk menormalisasi jalur agar dapat segera dilalui kembali oleh rangkaian kereta lainnya.

Bobby mengonfirmasi bahwa proses evakuasi KRL yang terlibat insiden sudah berhasil dilakukan menggunakan kereta penolong.

​”Jalur hilirnya telah kita bebaskan. Tadi mungkin teman-teman juga melihat bahwa kereta penolong sudah menarik dari KRL yang tadinya kena temperan dari taksi hijau dan kita sedang melakukan pengecekan dari rel, dan segera kita akan buka satu jalur ke arah timur,” pungkasnya.

​Pengecekan teknis pada struktur rel terus dilakukan secara intensif demi menjamin keamanan dan keselamatan sebelum jalur tersebut sepenuhnya dibuka kembali untuk perjalanan reguler.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kemendagri, KPK, dan BPKP Perkuat Benteng Antikorupsi, Tito Ingatkan Kepala Daerah Jangan Sampai Kena OTT

5 Agu 2026 - 18:11 WIB

Kemendagri, KPK, dan BPKP Perkuat Benteng Antikorupsi, Tito Ingatkan Kepala Daerah Jangan Sampai Kena OTT

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar

5 Agu 2026 - 18:07 WIB

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar

OMODA Kembali ke Indonesia Bersama JAECOO, Luncurkan OMODA O4 EV di GIIAS 2026

3 Agu 2026 - 13:31 WIB

OMODA Kembali ke Indonesia Bersama JAECOO, Luncurkan OMODA O4 EV di GIIAS 2026

Kolaborasi DAK dan CSR Ubah Wajah Campurejo, AHY Serahkan Kunci Rumah Warga 

2 Agu 2026 - 19:41 WIB

Kolaborasi DAK dan CSR Ubah Wajah Campurejo, AHY Serahkan Kunci Rumah Warga 
News Trending PERISTIWA