Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Pemkot Mojokerto Wujudkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

LOGOS TNbadge-check


					Pemkot Mojokerto Wujudkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana Perbesar

Mojokerto,Transnews.co id-Untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Pemerintah Kota Mojokerto melakukan inovasi dan terobosan terobosan baru salah satunya dengan mewujudkan program satu keluarga satu sarjana.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan, untuk mewujudkan program satu keluarga satu sarjana, pemkot terus bergerak bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu. Salah satunya bekerjasama dengan Baznas dan Universitas Mayjen Sungkono (Unimas).

Walikota Ika mengungkapkan, selama ini Pemkot Mojokerto sudah memfasilitasi mahasiswa asal Kota Mojokerto yang kurang mampu yang diterima di Perguruan tinggi negeri (PTN).

“Nah bagaimana dengan yang swasta, tentunya kali ini Baznas bekerjasama dengan Unimas untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa yang ber – KTP Kota Mojokerto yang kurang mampu diberikan biaya pendidikan,” katanya saat penyerahan simbolis biaya pendidikan bagi mahasiswa, Sabtu (19/6/2021).

Dikatakannya, saat ini ada 16 anak yang masuk PTN yang sudah dibantu Pemkot, sedangkan yang Perguruan tinggi swasta (PTS) sebanyak 5 anak.

“Namun demikian masih bisa ditambahkan lagi sesuai alokasi anggaran yang ada di Baznas. Menurut rencananya kedepan satu tahun 10 anak mahasiswa,”ucapnya.

Upaya meningkatkan IPM, sambung Ika, pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai pihak diantaranya Balitbang Kominfo yang menyiapkan 16 digital scholarship yang sasaranya anak lulusan SMA, Mahasiswa, Sarjana, angkatan kerja muda, ASN dan Non ASN, serta masyarakat umum.

Kemudian Panashonik gobel fondantion kerjasma vocation bidang elektronik, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Timur yang memberikan CSR nya untuk peningkatan UMKM, kerjasama pula dengan Time Indonesia dengan anggaran 1 miliar untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto,”paparnya.

Walikota menandaskan untuk bangkit dari pandemi dan meningkatkan sumber daya manusia kedepan kami tidak bisa sendirian, kami perlu bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Itu yang kami lakukan untuk mengkoordinir siapa saja yang memiliki tanggungjawab dan kewenangan untuk bersama-sama membangun Kota Mojokerto,” katanya.(HD)Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Subandi Sosialisasi Perbup Baru, Anggaran Desa Jangan Disalahgunakan

5 Maret 2026 - 03:57

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

Rem Blong, Truk Box Tabrak 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

4 Maret 2026 - 14:59

Perumda Kahuripan Pastikan Layanan Air Bersih Selama Cuti Bersama Idul Fitri

4 Maret 2026 - 04:39

News Trending PERISTIWA