Menu

Otomatis
Breaking News

DAERAH

Permata Jatim Sulap 10 Hektare Kawasan Kumuh Mojokerto

Avatar photobadge-check

Permata Jatim Sulap 10 Hektare Kawasan Kumuh Mojokerto Perbesar

Permata Jatim Sulap 10 Hektare Kawasan Kumuh Mojokerto

MOJOKERTO, transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi melalui Program Permata Jatim di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/2) malam.

Peresmian ini menjadi tonggak penting transformasi kawasan permukiman kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak, sehat, dan produktif.

Khofifah menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis kawasan secara terpadu dan terintegrasi.

“Hari ini kita menyaksikan hasil pelaksanaan Program Permata Jatim di Desa Kepuhanyar. Ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih layak, sehat, dan produktif bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Program Permata Jatim, penataan kawasan dilakukan menyeluruh, mulai dari peningkatan jalan lingkungan, drainase, sanitasi hingga pembenahan visual kawasan. Ia pun mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan tersebut.

“Jika lingkungannya sudah bersih, maka tugas masyarakat untuk menjaga dan merawatnya. Jika lingkungan bersih maka akan berdampak kepada bersih hatinya, bersih pikirannya, dan bersih perilakunya,” pesannya.

Khofifah juga mengajak warga menerapkan prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna menjaga keberlanjutan lingkungan yang telah ditata.

Menurutnya, lingkungan yang representatif dan infrastruktur memadai akan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi warga, termasuk pengembangan UMKM dan usaha berbasis komunitas.

“Penataan kawasan ini adalah investasi sosial. Kita ingin masyarakat tidak hanya tinggal di lingkungan yang lebih baik, tetapi juga memiliki harapan dan kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Bupati Mojokerto M. Al Barra yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan bahwa peresmian kawasan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Pembangunan tidak hanya peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan sanitasi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tertata, bersih, aman, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga,” katanya.

Ia berharap rumah tidak layak huni (RTLH) yang masih ada dapat terselesaikan melalui dukungan APBN, APBD, maupun CSR sektor swasta.

Kabupaten Mojokerto sendiri menjadi salah satu pilot project Program Permata Jatim. Luas kawasan yang ditangani mencapai 10,07 hektare dengan total anggaran sebesar Rp14,354 miliar untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.

Penataan dirancang secara terpadu untuk meningkatkan kualitas lingkungan secara visual dan fungsional. Kawasan yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan kini mulai bertransformasi menjadi permukiman yang lebih tertata, aman, nyaman, dan layak huni.

Penanganan kawasan ini juga diharapkan memperkuat potensi lokal Desa Kepuhanyar yang dikenal sebagai kampung jamu, sehingga selain lebih bersih dan sehat, kawasan tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

DPD YLBH CCI Sidoarjo Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi Beri Bantuan Hukum bagi Masyarakat

25 Jul 2026 - 22:31 WIB

DPD YLBH CCI Sidoarjo Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi Beri Bantuan Hukum bagi Masyarakat

Padati Alun-Alun Kabupaten Bogor, Warga Manfaatkan Libur Sekolah Bareng Keluarga

25 Jul 2026 - 22:28 WIB

Padati Alun-Alun Kabupaten Bogor, Warga Manfaatkan Libur Sekolah Bareng Keluarga

Dukung Program BEREHAN, Sekda Depok Ajak ASN Sukseskan Tabungan Kurban

24 Jul 2026 - 17:46 WIB

Dukung Program BEREHAN, Sekda Depok Ajak ASN Sukseskan Tabungan Kurban

Pemkab Sidoarjo Perketat Pengawasan Daerah Perbatasan, Bupati Subandi: Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Akar

23 Jul 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sidoarjo Perketat Pengawasan Daerah Perbatasan, Bupati Subandi: Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Akar
News Trending DAERAH