Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Kades Pugeran Desak Polisi Segera Tetapkan Status Hukum pada Bondet

Avatar photobadge-check

Kades Pugeran Desak Polisi Segera Tetapkan Status Hukum pada Bondet Perbesar

MOJOKERTO, transnews.co.id – Penanganan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilaporkan sejak akhir 2022 kembali menjadi sorotan.

Mukhammad Arif, S.H., Kepala Desa Pugeran sekaligus mantan Bupati LIRA Mojokerto Raya, mendatangi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto, Selasa (23/6/2026), untuk mempertanyakan kejelasan perkara yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Didampingi tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) CCI Jawa Timur, Arif menanyakan perkembangan perkara yang telah dilaporkanya dan juga menyerahkan surat permohonan resmi nomor LBH/CCI/MJT/VI/2026 tertanggal 20 Juni 2026, dan Arif juga meminta salinan Surat Pemberitahuan Hasil Perkembangan Perkara (SP2HP) beserta penjelasan tertulis terkait laporan yang telah ia ajukan sejak 28 Desember 2022.

Menurut Arif, perkara yang diduga melibatkan Bondet (nama samaran) warga Kecamatan Kutorejo, telah memasuki tahap penyelidikan sejak diterbitkannya Surat Perintah Penyelidikan Nomor Spin.Lidik/51/I/RES.1.14/2023/Satreskrim pada 5 Januari 2023.

Namun, informasi terakhir yang diterima pelapor hanya berupa SP2HP tertanggal 1 Juli 2023 yang menyebutkan kasus masih dalam proses penyelidikan.

Sejak saat itu hingga Juni 2026, tidak ada lagi pemberitahuan resmi yang diterima pihak pelapor.

“Sudah lebih dari dua tahun berjalan tanpa kejelasan. Kondisi ini sangat merugikan nama baik, martabat, serta kepercayaan saya di tengah masyarakat, apalagi saya menjabat sebagai Kepala Desa dan tokoh organisasi,” ujar Arif usai menemui penyidik di ruang Tipidek Satreskrim Polres Mojokerto.

Arif menegaskan bahwa kewajiban penyidik untuk memberikan informasi perkembangan perkara telah diatur dalam berbagai ketentuan hukum, mulai dari KUHAP, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, hingga Perkap Nomor 21 Tahun 2011 tentang manajemen penyidikan tindak pidana.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret guna memberikan kepastian hukum atas laporan yang telah berjalan lebih dari tiga tahun tersebut.

“Saya meminta penyidik segera melengkapi alat bukti, memeriksa para saksi, dan apabila unsur pidananya telah terpenuhi, segera melakukan tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan sampai proses hukum berjalan terlalu lama hingga menghilangkan rasa keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.

Kasus ini kembali menyita perhatian publik karena lamanya proses penyelidikan tanpa adanya informasi perkembangan terbaru kepada pelapor.

Di sisi lain, pelapor menilai kepastian hukum menjadi kebutuhan mendesak agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, pihak Satreskrim Polres Mojokerto belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan maupun tindak lanjut atas permohonan yang diajukan Mukhammad Arif.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sidoarjo Siagakan 17 Pompa Air dan Empat Posko Bencana

7 Nov 2026 - 04:34 WIB

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sidoarjo Siagakan 17 Pompa Air dan Empat Posko Bencana

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

5 Nov 2026 - 18:24 WIB

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

5 Nov 2026 - 18:22 WIB

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

5 Nov 2026 - 17:26 WIB

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

5 Nov 2026 - 08:25 WIB

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

4 Nov 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi
Trending di DAERAH