Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Pengurus BPD se-Kabupaten Garut Dilantik

LOGOS TNbadge-check

Pengurus BPD se-Kabupaten Garut Dilantik Perbesar

Garut,Transnews-Anggota dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)se-Kabupaten Garut,hari ini Senin 24 Juni 2019 dilantik oleh Bupati Garut,Rudi Gunawan. Pelantikan belangsung di lapangan Setda Jalan Pembangunan,Garut Jawa Barat.

Dalam sambutannya Bupati Garut mengatakan pelantikan serentak ini baru pertama kali dalam sejarah Kabupaten Garut. Kami mengumpulkan orang-orang terhormat anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) se Kabupaten Garut yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya untuk menduduki jabatan sebagai anggota permusyawaratan desa periode 2019-2025,” Ujarnya.

Bupati menambahkan, seperti dikatakan tadi di awal ini hari bersejarah bapak-bapak dan ibu-ibu, mungkin ada yang pertama kali melihat inilah gedung Pemerintah Kabupaten Garut. Gedung dimana Kami punya kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan gedung yang akan dilayani oleh masyarakat,tetapi adalah gedung di mana kami dibayar dan digaji oleh uang rakyat melalui APBD untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

” Untuk itu, sebagai titik awal bagi pelayanan terbaik,Pemkab Garut bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” Ujar Bupati lagi.

Kepada Ketua dan Anggota BPD,tega Bupati, untuk perhatikan Permendagri 110 tahun 2016 tentang badan permusyawaratan desa. Disitu ada tugas tugas yang diemban oleh Bapak dan Ibu sebagai anggota BPD. Sebab anggota BPD adalah bagian dari orang-orang yang bisa melekat kembali persaudaraan jangan menjadi sesuatu yang menghancurkan.

” Kalau ada ketidak sepahaman dengan kepala desa mari duduk satu meja,saya mohon jangan ada lagi kejadian-kejadian kecil,sudahilah,” Pesan Bupati.

Anggota BPD desa Wangunjaya,kecamatan Bungbulang,Asep Azhar yang turut dilantik mengaku satuju atas arahan Bupati Garut terkait duduk satu meja jika ada permasalahan yang tidak singkron dengan Kepala Desa,tetapi kenyataannya dilapangan, masih ada kesalah pahaman yang terkadang sulit dimusyawarahkan,akibat tidak transparan dalam pengelolaan anggaran.

” Bahkan terkadang banyak BPD masih sering dipandang sabelah mata oleh Kepala Desa,” Tandasnya.(LA/Chryst)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jembatan Liar Hambat Normalisasi Sungai, Bupati Subandi Perintahkan Pembongkaran

13 Okt 2026 - 22:26 WIB

Jembatan Liar Hambat Normalisasi Sungai, Bupati Subandi Perintahkan Pembongkaran

Progres Ponpes Al Khoziny Tembus 97,7 Persen, Waskita Karya Targetkan PHO Akhir Oktober

13 Okt 2026 - 22:24 WIB

Progres Ponpes Al Khoziny Tembus 97,7 Persen, Waskita Karya Targetkan PHO Akhir Oktober

HP3 dan Asosiasi Nelayan Sinar Terang Kerahkan Tiga Ekskavator Normalisasi Muara Plawangan pantai Puger

13 Okt 2026 - 15:08 WIB

HP3 dan Asosiasi Nelayan Sinar Terang Kerahkan Tiga Ekskavator Normalisasi Muara Plawangan pantai Puger

Sebanyak 24 Desa di Jepara Gelar Pilpet Serentak 3 November 2026, 61 Calon Siap Berkompetisi

13 Okt 2026 - 15:03 WIB

Sebanyak 24 Desa di Jepara Gelar Pilpet Serentak 3 November 2026, 61 Calon Siap Berkompetisi

Lampaui Target 13,3 Persen, 354 SMK di Jatim Pecahkan Rekor MURI Servis Motor Gratis

12 Okt 2026 - 20:38 WIB

Lampaui Target 13,3 Persen, 354 SMK di Jatim Pecahkan Rekor MURI Servis Motor Gratis

Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target

12 Okt 2026 - 20:35 WIB

Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target
Trending di DAERAH