Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Penyebab Banjir Bandang: Tambang Emas Illegal Di Kab Lebak Terancam Ditutup

LOGOS TNbadge-check


Serang, Transnews.co.id-Kepala Dinas LHK Provinsi Banten M Husni Hasan,usai menghadiri Rakor dengan Gubernur, Senin (13/1/2020) mengungkapkan, pihaknya telah bekerjasama dengan Polda Banten untuk menindaklanjuti kegiatan penambangan emas ilegal di Kabupaten Lebak.

Berdasarkan laporan terakhir, Polda telah memasang police line di kawasan penambangan emas ilegal dan terus melakuakan pemantauan lokasi setiap harinya.

“Kami terus berkoordinasi aktif dengan Polda, karena memang untuk tindakan hukumnya oleh Polda,”jelasnya

Sementara Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Eko Palmadi menjelaskan, pekan lalu pihaknya telah diminta Polda Banten menjadi saksi ahli terkait 4 lokasi pengolahan tambang emas di Lebak Gedong yang sudah masuk ke dalam BAP Polda.

Pengolahan hasil tambang emas sebenarnya bukan milik masyarakat, tetapi orang kota yang mempunyai keahilan dan bisnis mengolah emas dari Gunung Halimun. Metodenya,”ujar Eko.

Eko mengungkapkan,sebagian menggunakan merkuri, sebagian menggunakan sianida. Dibanding dengan sianida, merkuri lebih berbahaya bagi masyarakat karena tidak mudah menguap ketika terbawa air atau mengalir ke pertanian.

Kepala Disperindag Provinsi Banten Babar Suharso menambahkan, berdasarkan hasil pantauannya, terdapat 2 toko di Kabupaten Lebak yang menjual merkuri, namun sebagian juga memperolehnya dari Sukabumi.

“Untuk itu, selain bekerjasama dengan aparat hukum setempat dalam penegakannya, juga bekerjasama dengan Polda Jawa Barat sebagai upaya preventif,”pungkasnya.(AE) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Subandi Resmikan Double Deck Parkir dan Kamar Operasi Bedah Jantung RSUD Notopuro

13 Februari 2026 - 22:34

HUT Ke-3 DPD SWI Sidoarjo dan HPN ke-80, SWI Tegaskan Peran Pers sebagai Mitra Kritis Pembangunan

13 Februari 2026 - 22:32

Jelang Ramadan, Tirta Kahuripan Perkuat Kesiapan Pelayanan

13 Februari 2026 - 20:13

Melalui Mesin Daur Ulang RVM, BRI Menara BRILiaN Ajak Peduli Lingkungan

13 Februari 2026 - 20:00

News Trending EKBIS