Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

TNI/POLRI

Polantas Peduli, Berbagi Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir

LOGOS TNbadge-check


					Kasat lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno, saat menyambangi desa yang terisolir akibat banjir dan memberikan bantuan sembako. Perbesar

Kasat lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno, saat menyambangi desa yang terisolir akibat banjir dan memberikan bantuan sembako.

Lamongan, Transnews.co.id – Banjir luapan Bengawan Njero, anak sungai Bengawan Solo menyebabkan sejumlah Desa di wilayah Lamongan terisolir, hampir satu bulan tak kunjung surut. Hingga Satlantas Polres Lamongan tergerak melakukan aksi kemanusiaan, yang dikemas dalam program Polantas Peduli.

Dengan menggunakan perahu karet, Kasat Lantas bersama dengan para perwira Lantas menyambangi satu per satu rumah warga yang terisolir dan memberikan bantuan kemanusiaan tersebut. Program tersebut merupakan aksi kemanusiaan yang digagas oleh Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Dalam giat Polantas Peduli tersebut, Kasat lantas Polres Lamongan, didampingi para Perwira dari Unit Satuan Lantas menuju lokasi banjir untuk memberikan bantuan langsung barupa sembako dan kebutuhan sehari hari.

“Kita dari Satlantas Polres Lamongan Peduli menyambangi desa yang terisolir akibat banjir dan memberikan semangat kepada warga, serta sedikit bantuan untuk meringankan beban mereka agar tetap semangat,” kata AKP Aristianto.

Sementara itu, Kepala Desa Gambuhan, Kecamatan Kalitengah Moh. Yasin berterima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih saya sampaikan kepada bapak bapak kepolisian Lamongan atas perhatiannya kepada warga kami. kemarin sempat surut 2cm namun terjadi turun hujan lagi air kembali naik,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, bahwa sudah hampir satu bulan banjir merendam enam kecamatan dan belum surut yaitu Kecamatan Kalitengah, Deket, Glagah, Karangbinangun, Turi, dan Karanggeneng.

Banjir terparah berada di dua desa yaitu Desa, yakni Desa Gambuhan dan Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah. Ratusan warga masih terisolir lantaran akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.(hd)

Baca Lainnya

Progres Proyek Strategis Nasional SR di Nganjuk Melesat, Sekolah Rakyat Diharapkan Buka Juli 2026

25 Juni 2026 - 23:21

Perkuat Komunikasi Publik, Bupati Subandi Gandeng Kreator Konten Dorong Birokrasi Go Digital

25 Juni 2026 - 23:15

Festival Depok Heritage 2026: Kenalkan Akar Sejarah dan Nilai Toleransi ke Generasi Muda

25 Juni 2026 - 18:44

Sekolah Rakyat Pacitan Beroperasi Tiga Shift, Progres Tembus 83,9 Persen

25 Juni 2026 - 18:28

News Trending DAERAH