Menu

Otomatis

DAERAH

Polisi Bersama TNI dan Warga Tambal Jalan Berlubang di Kota Malang

LOGOS TNbadge-check

Polisi bersama TNI dibantu warga menambal jalan berlubang di dekat jembatan Tunggulmas Kecamatan Lowokwaru kota Malang Perbesar

Polisi bersama TNI dibantu warga menambal jalan berlubang di dekat jembatan Tunggulmas Kecamatan Lowokwaru kota Malang

MALANG, transnews.co.id – Guna mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas di wilayah Kota Malang, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto memeriahkan anggotanya melakukan penambalan jalan berlubang di dekat Jembatan Tunggulmas Kecamatan Lowokwaru kota Malang.

Hal tersebut, menjawab keluhan warga Kecamatan Lowokwaru saat digelar Jumat Curhat pekan lalu tentang sering terjadinya kecelakaan akibat jalan berlubang di daerah tersebut.

Sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo, saat ditemui awak media di lokasi penambalan jalan berlubang tepatnya di Jalan Raya Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/2).

“Sesuai arahan bapak Kapolresta, kami laksanakan kegiatan ini (menambal jalan berlubang ) bersama warga mengingat sesuai laporan dan keluhan warga saat Jumat Curhat pekan lalu di sini sering terjadi kecelakaan, terang AKP Anton.

Sementara itu di tempat terpisah, Katlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ari Galang Saputro mengatakan, bahwa terkait kecelakaan akibat jalan yang berlubang juga terjadi di Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kota Malang.

“Terdapat dua lokasi jalan yang dilakukan penambalan. Yaitu, Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang dan Jalan Raya Tlogomas Kecamatan Lowokwaru,” kata Kompol Galang.

Menurut Kompol Galang, kegiatan penambalan diawali dengan memberikan batu kerikil pada lubang di jalan. Setelah itu, lubang di jalan tersebut di semen secara merata.

“Setelah semen kering, maka penambalan dinyatakan telah selesai dan dapat dilewati oleh pengguna jalan dengan aman,” tambahnya.

Seperti diketahui, Jalan Raya Ki Ageng Gribig merupakan jalan utama di Kota Malang dan sering dilintasi oleh masyarakat. Jika tetap dibiarkan dengan kondisi berlubang, maka sangat rawan dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Melalui penambalan ini, setidaknya bisa meminimalisir bahaya bagi pengguna jalan yang melintas,” pungkasnya. (hd)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global

21 Sep 2026 - 23:45 WIB

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Pantau Tower dari Jarak Jauh, PLN Perkuat Pengawasan Jaringan Transmisi Jelang Hari Kesaktian Pancasila

21 Sep 2026 - 11:33 WIB

Pantau Tower dari Jarak Jauh, PLN Perkuat Pengawasan Jaringan Transmisi Jelang Hari Kesaktian Pancasila

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

19 Sep 2026 - 19:19 WIB

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

18 Sep 2026 - 21:53 WIB

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas
Trending di ENTERTAINMENT