Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ratusan Mahasiswa Sumenep Minta Kadis Pendidikan Dicopot, Alasannya Ditanya Jumlah Sekolah Tak Tahu

LOGOS TNbadge-check


					Ratusan mahasiswa yang bergabung dalam PMII Komisariat STKIP PGRI Sumenep, saat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Sumenep. Kamis (20/01/2022). Perbesar

Ratusan mahasiswa yang bergabung dalam PMII Komisariat STKIP PGRI Sumenep, saat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Sumenep. Kamis (20/01/2022).

Sumenep, Transnewsco.id – Ratusan mahasiswa yang bergabung dalam PMII Komisariat STKIP PGRI Sumenep berunjuk rasa di depan kantor Bupati Sumenep, menuntut Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep di copot dari jabatannya.

Para mahasiswa yang demonstrasi tersebut, mempertanyakan kompetensi kepala dinas pendidikan ke kabupaten Sumenep, yang dinilai tidak memahami tentang dunia pendidikan.

“Kepala dinas pendidikan tidak hanya tidak tahu ‘grand design pendidikan’. Bahkan ditanya jumlah sekolah pun tidak tahu. Lalu mau dibawa kemana pendidikan di Sumenep ini,” teriak Korlap Aksi, Nur Hayat, Kamis (20/01/2022).

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam PMII komisariat STKIP PGRI Sumenep tersebut, mereka mengkritisi dunia pendidikan yang ada di kabupaten Sumenep.

Menurutnya, bahwa Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep tersebut, dianggap tidak punya latar belakang pendidikan. Ditanya ‘grand design’ pendidikan tidak bisa menjawab. Pak Bupati, copot saja kepala dinas pendidikan itu,” katanya.

Sambil berorasi, para mahasiswa yang pengunjuk rasa tersebut, juga membentangkan spanduk putih bertuliskan ‘Selamatkan Pendidikan Sumenep’. Selain itu, mereka juga membentangkan poster-poster bertuliskan protes. ‘Selamatkan pendidikan sumenep. Takut meledak, meletrik, bummah’, ‘Ingat Rakyat menjadi Korban Karena Bobroknya Pendidikan’.

Karena itu, ia meminta agar Bupati Fauzy mencopot Kepala Dinas Pendidikan, demi menyelamatkan dunia pendidikan di Sumenep. “Pak Bupati, keluar temui kami.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi, copot itu kepala dinas pendidikan yang tidak punya latar belakang pendidikan. Logika mana yang dipakai untuk mengangkat Agus sebagai kepala dinas pendidikan?” ujarnya.(hd)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH