Menu

Otomatis

DAERAH

Sekretaris DPD SWI Temanggung Laporkan Kepsek Atas Dugaan Penganiayaan

LOGOS TNbadge-check

Sekretaris DPD SWI Temanggung Laporkan Kepsek Atas Dugaan Penganiayaan Perbesar

JAWA TENGAH, transnews.co.id – Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Candiroto Kabupaten Temanggung berinisial S dilaporkan orang tua siswa yang juga sebagai Sekretaris DPD SWI Temanggung ke Polsek Candiroto atas dugaan penganiayaan anaknya

Peristiwa pemukulan mengepal sambil menggenggam dengan menggunakan kunci mobil dihantamkan siswa Muhammad Raihan Hanif( 15 ) ke bagian mata sehingga korban oleng hampir jatuh serta mengalami lebam dan luka di bagian mata kanan bawah.

Bermula korban akan masuk sekolah pukul 06.50 wib memarkirkan sepeda motornya ketika hendak salaman dengan kepala sekolah dan beberapa guru lainnya yang berbaris di depan pintu gerbang sekolah,siswa ditanya kepala sekolah terkait dasi yang belum tertata rapi, tiba-tiba langsung ada insiden penganiayaan di lingkungan Sekolah SMP Negeri 1 candiroto Senin( 31/10/22)

” sudah saya laporkan penganiayaan terhadap anak saya ke Polsek Candiroto karena saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu, saya sebagai orang tuanya belum pernah memarahi apalagi memukul anak saya,”ujar orang tua siswa yang sehariannya akrab disapa Ipung pada Rabu (9/11/22).

Konfirmasi terpisah Kepala Dinas Pendidikan Agus Sujarwo melalui kepala bidang SMP melakukan proses mediasi antara keluarga dengan pihak sekolah

belum terjadi kesepakatan diantara kedua belah pihak, karena sampai saat ini kepala sekolah tidak mengakui adanya insiden penganiayaan. “Menyentuh saja tidak apalagi kok sampai memukul,” elak Kepala sekolah

Yang lebih ironisnya ketika proses mediasi yang hadir didalam ruangan dipadati oleh pihak guru dan keluarga besar SMP Negeri 1.

“Semua ini saya hadirkan karena masih satu komponen dengan keluarga besar SMP Negeri 1 Candiroto,” ungkap Andrie Arfianto, SE, MT ( Sekdin Dikpira ) disela rapatnya.

Hal ini justru sangat jelas mengganggu dan menurunkan mental, Psikis anak serta orang tua korban.

Ada unsur kesengajaan yang dilakukan sebagai bentuk dukungan guru kepada kepala sekolah.

Dibenarkan keluarga korban saat Eyang putri melihat cucunya pulang sekolah dengan mata luka dan lebam sebelah kanan, sangat tidak terima atas perlakuan kepala sekolah.

“Memang sangat terlalu juga tidak pantas eorang Kepala Sekolah yang harusnya mendidik,mengayomi dan menjadi panutan kok malah main pukul cucu saya,”tutup eyang Putri (nenek korban). (YN)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen

25 Agu 2026 - 19:18 WIB

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen

Kominfo Jatim Perkuat Perisai Anak, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ruang Digital

25 Agu 2026 - 19:15 WIB

Kominfo Jatim Perkuat Perisai Anak, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ruang Digital

Bupati Subandi Desak Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Ditarget Rampung Desember

24 Agu 2026 - 19:43 WIB

Bupati Subandi Desak Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Ditarget Rampung Desember

Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lindungi Anak di Ruang Digital

24 Agu 2026 - 19:41 WIB

Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lindungi Anak di Ruang Digital

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

24 Agu 2026 - 04:29 WIB

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

23 Agu 2026 - 21:40 WIB

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari
Trending di NASIONAL