Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Soal Alexis Hotel dan Lina Novita, Ini Kata Ketua Forkabi Panmas

badge-check


					Soal Alexis Hotel dan Lina Novita, Ini Kata Ketua Forkabi Panmas Perbesar

Depok, transnews.co.id – Ketua DPC Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Pancoran Mas, Dadang Candra ikut bersuara soal Lina Novita, istri dari Calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Chandra Rahmansyah.

Diketahui nama Lina Novita belakangan ini tengah santer di media massa maupun media sosial karena rekam jejaknya yang pernah menjadi kuasa hukum atau Jubir Alexis Hotel, sebuah hotel yang diduga menjadi sarang prostitusi kelas internasional di Jakarta.

Dadang Candra, pria yang biasa disapa Barok itu mengatakan Lina Novita bisa menjadi cerminan masyarakat Kota Depok dalam menentukan pilihan calon kepala daerah yang direncanakan digelar pada 27 November mendatang.

Barok menjelaskan, meski tidak melanggar secara hukum, namun membela Alexis Hotel sama dengan membela praktik-praktik yang ada didalamnya.

“Saya tidak pernah bilang itu melanggar hukum, saya akui itu profesional kerja. Namun, dengan membela Alexis Hotel sama dengan membela praktik-praktik yang ada didalamnya, ya kita sama-sama tahu ya Alexis Hotel itu tempat apa,” kata Barok kepada wartawan, Rabu (23/10/2024).

Barok mengaku kaget mendengar kabar istri dari Chandra Rahmansyah adalah seorang kuasa hukum Alexis Hotel. Menurutnya, dengan menjadi seorang kuasa hukum Alexis Hotel maka sama dengan merusak budaya timur yang saat ini mengakar di Indonesia.

“Pembelaan kepada praktik yang ada di Alexis Hotel itu merusak budaya ketimuran Indonesia. Kami meragukan pemimpin dari kalangan itu. Kami khawatir jika itu ada di Kota Depok,” paparnya.

Barok yang juga Koordinator Lapangan Metro Stater Depok menegaskan tidak akan memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak membahayakan seperti itu.

Baginya, Kota Depok yang terkenal sebagai kota religius harus dipertahankan, tidak boleh dikotori oleh hal-hal yang negatif.

“Meskipun saya bukan orang baik, namun saya menolak keras kota tercinta saya ini dipimpin oleh orang yang membenarkan hal yang salah, norma-norma adab harus menjadi pijakan utama kita,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pimpin Apel Pagi, Sekda Depok Serahkan Penghargaan UHC Award Nasional kepada Dinkes dan Lepas ASN Purnabakti

2 Februari 2026 - 16:11

Sekda Kota Depok Mangguluang Mansur menyerahkan penghargaan UHC Award tingkat nasional kepada Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori.

Bayar Pajak Makin Praktis! BKD Kota Depok Resmi Rilis SPPT PBB-P2 2026 Secara Digital

2 Februari 2026 - 13:46

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

30 Januari 2026 - 17:26

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu

30 Januari 2026 - 17:01

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu
News Trending DEPOK