Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Terjunkan 1.117 Penari Pentas Tari Bhinneka, Ayodya Pala Pecahkan Rekor MURI

Avatar photobadge-check


					1.117 penari dari 38 cabang Sanggar Tari Ayodya Pala se-Jabodetabek, tampil serempak dalam Perbesar

1.117 penari dari 38 cabang Sanggar Tari Ayodya Pala se-Jabodetabek, tampil serempak dalam "Tari Bhinneka". (Dikominfo)

DEPOK, transnews.co.id || Sanggar Tari Ayodya Pala turunkan 1.117 penari dari 38 cabang Sanggar Tari Ayodya Pala se-Jabodetabek. Mereka serempak menampilkan Tari Bhinneka dalam acara Depok Culture Festival 2025, di Depok Open Space (DOS), Kota Depok,  Sabtu pagi (25/10).

Acara itu tercatat sebagai Rekor Dunia MURI dengan tajuk ‘1.000 Penari dalam Satu Sanggar’ yang menampilkan beragam tarian khas daerah nusantara.

Pencapaian ini menjadi puncak perayaan 45 tahun perjalanan Sanggar Ayodya Pala, yang selama lebih dari empat dekade konsisten menjaga, melatih, dan mengembangkan seni tari tradisional Indonesia.

Pertunjukan itu, menggambarkan perjalanan budaya dari barat hingga timur Indonesia, dengan rangkaian sepuluh tarian daerah yang dipadukan secara harmonis.

Ketua Panitia Heri Suprianto menjelaskan, karya ‘Tari Bhinneka’ merupakan hasil kolaborasi koreografer terbaik Ayodya Pala, yang mengangkat keindahan dan keberagaman budaya dari 10 daerah besar di Nusantara mulai dari Sumatera hingga Papua.

Setiap penampilan mewakili semangat persatuan, sebagaimana tajuk acaranya ‘Bersama Depok Maju’.

“Pementasan ini menjadi simbol bahwa Kota Depok adalah kota inklusif, terbuka terhadap keragaman suku dan budaya, sekaligus menjadi wujud nyata semangat persatuan dalam keberagaman Indonesia,” tandasnya.

Baca Lainnya

Pria di Jepara Ngamuk, Dua Warga Jadi Korban Pembacokan dalam Semalam

10 Mei 2026 - 01:41

Dana MBG Seret, Sejumlah Dapur di Surabaya-Sidoarjo Hentikan Operasional Sementara

9 Mei 2026 - 21:55

Asasta Depok Hadirkan Layanan Laboratoriun Pengujian Kualitas Air Bagi Masyarakat Umun

8 Mei 2026 - 19:53

Sidoarjo Jadi Rujukan Strategi Peningkatan PAD, Karangasem Bali Belajar Pengelolaan Fiskal dan Digitalisasi

8 Mei 2026 - 19:29

News Trending DAERAH