Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

TK Al-Karomah Sumenep Kenalkan Alat Komunikasi Tradisional, Cegah Anak Kecanduan Gadget

LOGOS TNbadge-check


					TK Al-Karomah Sumenep Kenalkan Alat Komunikasi Tradisional, Cegah Anak Kecanduan Gadget Perbesar

Sumenep, Transnews.co.id – Sebagai upaya mengurangi kecanduan serta ketergantungan anak pada gadget, TK Al-Karomah, Desa Totosan, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep melakukan pengenalan dan pembuatan alat komunikasi tradisional.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan anak-anak menjadi tahu bahwa masih banyak permainan yang mengasikkan selain gadget.

Pada kesempatan itu anak-anak dikenalkan, bahkan mereka membuat langsung dengan didampingi oleh orang tua mereka di sekolah, seperti alat komunikasi tradisional berupa kentungan, bedug, peluit, serta alat komunikasi tradisional lainnya.

Kita memang tidak bisa merampas kebiasaan anak dengan begitu saja, akan tetapi harus mencarikan solusi terlebih dahulu, melalui bermain dan mencoba membuat alat-alat komunikasi tradisional.

“Karena sebenarnya ini merupakan cara untuk mengurangi kecanduan anak pada gadget,” kata Kepala Sekolah TK Al-Karomah, usai kegiatan pengenalan alat komunikasi tradisional pada murid, Selasa (15/3/2022).

Ia menambahkan, melalui pengenalan alat komunikasi tradisional selain mengurangi kebiasaan atau ketergantungan anak pada gadget, kegiatan semacam ini juga memberi tahu anak soal sejarah masa lalu.

“Anak-anak menjadi tahu, bahwa sebelum ada handphone yang begitu canggih seperti yang marak digunakan saat ini, sehingga mereka tahu di balik semua itu, ada sejarah kentungan yang luar biasa manfaatnya pada zaman dulu digunakan sebagai alat komunikasi,” terangnya.

Baca Lainnya

Riset UPER: Hilirisasi Biodiesel Mampu Dongkrak PDB Riil Nasional hingga 1,45% di 2030

21 Mei 2026 - 03:08

Kongres II IKAPJ 2026: Estafet Kepemimpinan Baru Menuju Alumni Mandiri dan Berdaya Saing Global

17 Mei 2026 - 14:12

Mahasiswa UPER Raih Juara 3 Nasional Lewat Kampanye “Jejak Kota”

13 Mei 2026 - 21:03

Rehabilitasi Madrasah PHTC Jatim 4 Surplus, PHO Ditargetkan Awal Juli 2026

12 Mei 2026 - 23:26

News Trending DAERAH