Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

TNI/POLRI

Unik! Ini Cara Polres Tuban Buat Jera Pelaku Balap Liar dan Anggota Geng Motor

LOGOS TNbadge-check


					Unik! Ini Cara Polres Tuban Buat Jera Pelaku Balap Liar dan Anggota Geng Motor Perbesar

Tuban, Transnews.co.id – Jajaran Polres Tuban memiliki cara yang unik membuat jera para pelaku balap liar dan anggota geng motor. Tampak, sejumlah ibu ibu terlihat memarahi anak-anak mereka yang terjaring razia balap liar di Mapolres Tuban, Jawa Timur. Para ibu ini emosi lantaran sang anak tidak pernah menuruti nasehat orang tua dan terbawa pergaulan geng motor.

Anak-anak yang dimarahi ibunya tersebut hanya bisa tertunduk diam. Seorang remaja berusia 17 tahun yang terjaring razia polisi terlihat menyesal dan berusaha meminta maaf dengan sujud mencium kaki ibunya. Peristiwa haru ini disaksikan sejumlah petugas kepolisian setempat.

Sang ibu meminta anaknya untuk tidak melakukan balap liar lagi karena bisa membahayakan diri. Wanita berjilbab itu mengancam akan memberikan hukuman fisik jika tegurannya tetap diabaikan.

Dalam razia balap liar yang dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta ini petugas berhasil mengamankan 70 unit sepeda motor modifikasi ilegal atau tidak standar. Untuk mengambil motor-motor yang disita, para pemiliknya diwajibkan mengganti onderdil kendaraan mereka dengan standar yang telah ditetapkan.

Onderdil ilegal yang disita dalam razia ini kemudian dimusnahkan, salah satunya dengan dipotong menjadi beberapa bagian, oleh polisi.

Hari Winarko, salah satu kepala desa yang datang mendampingi warganya yang terjaring razia menghimbau warganya, khususnya pemuda, agar kegiatan balap liar ini tidak sampai terulang kembali. Kades Prunggahan Wetan itu mengatakan bahwa kegiatan balap liar, selain mengganggu ketertiban masyarakat, juga membahayakan diri sendiri.

Dia juga mengapresiasi tindakan polisi dengan menindak para pemuda yang melakukan balap liar dan konvoi di malam tahun baru lalu.

Wakapolres Tuban Kompol Priyanto mengatakan razia ini menjadi peringatan terakhir yang diberikan jajarannya kepada para pelaku balap liar. Menurutnya, selama ini polisi belum melakukan tindakan hukum dan mengedepankan tindakan persuasif untuk menghentikan para pelaku balap liar.

Baca Lainnya

Peringati HANI 2026, Kesbangpol Jepara Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba

26 Juni 2026 - 22:17

Sekolah Rakyat Pasuruan Siap Sambut 480 Siswa Baru, Progres Pembangunan Capai 84,9 Persen

26 Juni 2026 - 20:41

Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Proyek Asal Jadi, Perbaikan SDN Waung Diawasi Ketat

26 Juni 2026 - 20:34

Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Ketua DPRD Jepara: Wujud Penghormatan kepada Leluhur

26 Juni 2026 - 14:39

News Trending DAERAH