Menu ✖

Otomatis

TNI/POLRI

Unik! Ini Cara Polres Tuban Buat Jera Pelaku Balap Liar dan Anggota Geng Motor

LOGOS TNbadge-check

Unik! Ini Cara Polres Tuban Buat Jera Pelaku Balap Liar dan Anggota Geng Motor Perbesar

Tuban, Transnews.co.id – Jajaran Polres Tuban memiliki cara yang unik membuat jera para pelaku balap liar dan anggota geng motor. Tampak, sejumlah ibu ibu terlihat memarahi anak-anak mereka yang terjaring razia balap liar di Mapolres Tuban, Jawa Timur. Para ibu ini emosi lantaran sang anak tidak pernah menuruti nasehat orang tua dan terbawa pergaulan geng motor.

Anak-anak yang dimarahi ibunya tersebut hanya bisa tertunduk diam. Seorang remaja berusia 17 tahun yang terjaring razia polisi terlihat menyesal dan berusaha meminta maaf dengan sujud mencium kaki ibunya. Peristiwa haru ini disaksikan sejumlah petugas kepolisian setempat.

Sang ibu meminta anaknya untuk tidak melakukan balap liar lagi karena bisa membahayakan diri. Wanita berjilbab itu mengancam akan memberikan hukuman fisik jika tegurannya tetap diabaikan.

Dalam razia balap liar yang dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta ini petugas berhasil mengamankan 70 unit sepeda motor modifikasi ilegal atau tidak standar. Untuk mengambil motor-motor yang disita, para pemiliknya diwajibkan mengganti onderdil kendaraan mereka dengan standar yang telah ditetapkan.

Onderdil ilegal yang disita dalam razia ini kemudian dimusnahkan, salah satunya dengan dipotong menjadi beberapa bagian, oleh polisi.

Hari Winarko, salah satu kepala desa yang datang mendampingi warganya yang terjaring razia menghimbau warganya, khususnya pemuda, agar kegiatan balap liar ini tidak sampai terulang kembali. Kades Prunggahan Wetan itu mengatakan bahwa kegiatan balap liar, selain mengganggu ketertiban masyarakat, juga membahayakan diri sendiri.

Dia juga mengapresiasi tindakan polisi dengan menindak para pemuda yang melakukan balap liar dan konvoi di malam tahun baru lalu.

Wakapolres Tuban Kompol Priyanto mengatakan razia ini menjadi peringatan terakhir yang diberikan jajarannya kepada para pelaku balap liar. Menurutnya, selama ini polisi belum melakukan tindakan hukum dan mengedepankan tindakan persuasif untuk menghentikan para pelaku balap liar.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

11 Okt 2026 - 10:30 WIB

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

8 Okt 2026 - 18:23 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

Deviasi Proyek Jalan Beton Kebonagung – Kemasan Capai 9 Persen, Bupati Minta PPK Bergerak Cepat 

7 Okt 2026 - 18:35 WIB

Deviasi Proyek Jalan Beton Kebonagung – Kemasan Capai 9 Persen, Bupati Minta PPK Bergerak Cepat 

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

6 Okt 2026 - 18:11 WIB

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam

6 Okt 2026 - 18:09 WIB

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam

Bupati Subandi Minta Pelebaran Jalan Simpang Polsek Jabon Segera Dikerjakan

4 Okt 2026 - 17:23 WIB

Bupati Subandi Minta Pelebaran Jalan Simpang Polsek Jabon Segera Dikerjakan
Trending di DAERAH