Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Upaya Dukung Ketahanan Pangan: Tiga SMKN Ikut Pelatihan Edukasi Pertanian

LOGOS TNbadge-check

inilah peserta kegiatan Laboratorium Edukasi Tani di Kab Subang. (ist)

Subang, transnews.co.id-Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi membuka kegiatan Laboratorium Edukasi Tani di Ballroom Fave Hotel Subang. Rabu (27/11)

Kegiatan edukasi tani merupakan tahun ke dua di selenggarakannyan di Kabupaten Subang, dengan pemateri Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D.,IPM dari fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Edukasi tani merupakan program pengembangan SMK Pertanian untuk mendukung Ketahanan Pangan berbasis potensi lokal melalui pendekatan implementasi laboratorium edukasi tani (Lareta), dalam rangka pelaksanaan program bantuan pengembangan SMK pertanian Tahun 2019.

Kegiatan ini di selenggarakan oleh tiga sekolah kejuruan yaitu SMKN Kasomalang, SMKN 2 Cipunagara, SMKN 1 Cipeundeuy.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari sekolah Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Subang dan berbagai bidang terkait di OPD Subang yang mewakili.

Wakil Bupati Subang mengatakan, berharap ada perubahan yang signifikan bagi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini. Ke depan harapannya bisa lebih baik dalam penyediaan pangan maupun terciptanya produk-produk hasil pertanian nantinya dan menghasilkan produk produk unggulan.

“Saya pribadi yakin jika diimplementasikan, maka program tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga menghasilkan petani-petani milenial yang siap berinovasi dan berkreasi,”ujarnya.

Sedangkan Guru Besar UGM, Prof Ir Ambar Pertiwinigrum MSi PhD IPM. Selaku nara sumber dalam pendampingan program pengembangan SMK Pertanian berusaha membuka wawasan serta memberikan motivasi terkait pentingnya peran petani melenial yang handal dan berkompeten dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

“Saat ini pada umumnya usia para petani sudah tua dan tenaganya sudah mulai berkurang. Saatnya kalian para milenial yang akan melakukan jihad pangan untuk mewujudkan ketangguhan pangan nasional,”paparnya. (Wahyu)

Baca Lainnya

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Dari Boyolali Untuk Indonesia: HKPS dan Munas SWI 2026, Satukan Wartawan Nusantara

5 Maret 2026 - 19:50

Sinergi Hulu ke Hilir: ADKASI Gandeng Kementerian P2MI Benahi Tata Kelola Pekerja Migran

5 Maret 2026 - 19:25

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH