Menu ✖

Otomatis

NASIONAL

Wagub Banten Minta Pemerintah Pusat, Besaran Dana Transfer Daerah Disejajarkan dengan Provinsi Lainnya

LOGOS TNbadge-check

Wagub Banten Minta Pemerintah Pusat, Besaran Dana Transfer Daerah Disejajarkan dengan Provinsi Lainnya Perbesar

Serang, TransNews.co.id- Wagub Banten Andhika Hazrumy usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar DPD RI dan Pemerintah Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang Sabtu,(14/11/2020) kepada sejumlah media mengatakan, Pemerintah Pusat diminta mengalokasikan besaran dana transfer daerah untuk Provinsi Banten yang sejajar bersama Jawa Barat dan provinsi lainnya di Pulau Jawa.

Wagub menilai Banten sebagai wilayah penyangga ibukota memiliki keperluan pengembangan daerah yang sama dengan Jabar dan provinsi lainnya di Pulau Jawa.

“Jadi kepada Pemerintah Pusat mohon dipertimbangkan, supaya kita di Banten ini juga mendapat rasa keadilan yang sama dengan teman-teman kita di Jabar dan provinsi lainnya di Pulau Jawa,” kata Andhika.

Diungkapkan Wagub, sebagai daerah penyangga ibukota Negara, wilayah Provinsi Banten memiliki urgensi pengembangan daerah yang sama dengan daerah lainnya di Jabar yang menjadi penyangga ibukota.

“Jadi jangan heran kalau daerah-daerah itu menggeliat, beda dengan di Banten misalnya,” imbuhnya.

Wagub menegaskan, dirinya tidak dalam konteks menyalahkan Pemerintah Pusat ketika mengusulkan pemerataan dana transfer daerah ini. Namun hal itu lebih dikarenakan kemampuan keuangan pemerintah daerah memang berbeda-beda.

“Nah, di sinilah peran Pemerintah Pusat dinanti,” ungkapnya.

Masih menurut Wagub, parameter yang digunakan pemerintah pusat dalam menentukan alokasi anggaran dana transfer ke daerah saat ini adalah hal-hal seperti luas wilayah atau jumlah penduduk.

“Mungkin akan lebih adil kalau dalam konteks ini parameter yang dipakai misalnya itu tadi karena sama-sama daerah penyangga ibukota,” imbuhnya.

Dikatakan Andhika, sejumlah daerah di Banten yang menjadi wilayah penyangga ibukota sangat memerlukan stimulan perekonomian agar mampu menjadi daerah pengaman bagi ibukota.

“Selain itu, daerah-daerah tersebut memerlukannya sejumlah pembangunan infrastruktur fisik pendukung sebagai wilayah penyangga ibukota,”pungkasnya.(Up) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bupati Subandi Blusukan ke Jabon, Perbaiki RTLH dan Serahkan Bantuan 

3 Okt 2026 - 17:07 WIB

Bupati Subandi Blusukan ke Jabon, Perbaiki RTLH dan Serahkan Bantuan 

Progres Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Capai 65,27 Persen, Menunjukkan Perkembangan Positif

2 Okt 2026 - 21:51 WIB

Progres Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Capai 65,27 Persen, Menunjukkan Perkembangan Positif

Ancaman Siber Tembus 5,5 Miliar, KCL Singhasari Buka Dua Magister Baru

2 Okt 2026 - 21:49 WIB

Ancaman Siber Tembus 5,5 Miliar, KCL Singhasari Buka Dua Magister Baru

Pemprov Jatim Kembali Bebaskan Pajak, Rp272 Miliar Ditarget Masuk Kas Daerah

1 Okt 2026 - 20:43 WIB

Pemprov Jatim Kembali Bebaskan Pajak, Rp272 Miliar Ditarget Masuk Kas Daerah

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

1 Okt 2026 - 20:40 WIB

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Listrik di Gardu Induk

1 Okt 2026 - 11:07 WIB

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Listrik di Gardu Induk
Trending di EKBIS