Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Walikota Kediri Pimpin Apel Kesiapan Larangan Mudik Lebaran

LOGOS TNbadge-check


					Walikota Kediri Pimpin Apel Kesiapan Larangan Mudik Lebaran Perbesar

Kediri, TransNews.co.id-Walikota Kediri Abdulah Abu Bakar pimpin Apel kesiapan pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Kegiatan apel berlangsung Mako Polres Kediri Kota Senin Pagi (26/4/2021).

Sebanyak sekitar 527 personil gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan larangan mudik mengantisipasi penyebaran Covid-19 (masa pandemi) di wilayah hukum (Wilkum) Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Eko Prasetyo usai Apel kesiapan pengamanan menjelaskan, sebanyak sekitar 527 personil gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan larangan mudik mengantisipasi penyebaran Covid-19 (masa pandemi) di wilayah hukum (Wilkum) Polres Kediri Kota.

Kapolres menambahkan,personil gabungan tersebut terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP.

“Kalau untuk se Jawa Timur itu ada 7 titik penyekatan yang akses mau masuk ke Jawa Timur, Terus di Polda Jatim sendiri itu ada 20 titik penyekatan jadi nanti dibagi per rayon, khususnya untuk Kediri Kota kita tidak ada penyekatan,karena hanya penyeimbang untuk wilayah-wilayah penyangga seperti Jombang, Kediri Kabupaten dan Nganjuk,” urai AKBP Eko.

Lebih lanjut AKBP Eko menghimbau agar masyarakat mematuhi larangan mudik dan jangan memaksakan kehendak untuk mudik, baik keluar maupun masuk ke Kediri Kota.

“Kalau ada yang maksa keluar, otomatis nanti kalau misalnya terjeleknya dari kita ini lolos, tapi sampai dia di tujuan ya ga mungkin. Karena pendatang baru pulang ke rumahnya sebelum masuk ke rumahnya pasti akan di sekat dulu di posko PPKM dimana tujuan itu berada,” lanjutnya.

Kapokres menambahkan,sama seperti orang-orang yang akan mudik ke Kediri Kota, sebelum dia ketemu keluarga akan screnning terakhir adalah di Posko PPKM, ya seperti peraturan adendum kemarin ya pelaksanaan karantina 5×24 jam,” pungkasnya.

Sementara Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan Evaluasi dari saya, pak Kapolres dan temen-temen di gugus tugas, setiap liburan itu pasti angka penyebarannya meningkat terus, setiap liburan itu pasti seperti itu.

Mas Abu berharap masyarakat untuk tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H mendatang, mengantisipasi kedatangan pemudik di Kota Kediri,

“Kita sudah siapkan tempat karantina yang ada di kelurahan-kelurahan, cukup banyak ada banyak tempat,” pungkasnya. (RUD)

Baca Lainnya

Yayasan Bantuan Hukum Mata Pena Keadilan Melakukan Literasi Hukum Untuk Masyarakat

19 Juli 2026 - 22:40

Ketua TP PKK Sidoarjo dan KDMP Gelar Pasar Rakyat, Warga Serbu Bahan Pokok Murah di Alun-Alun

19 Juli 2026 - 22:31

Kesulitan Air Bersih di Wilayah Gambut, Mahasiswa UPER Rancang Instalasi Air Bersih Skala Komunal

19 Juli 2026 - 22:29

DPC PPP Jepara Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Konsolidasi dan Hadapi Pemilu Mendatang

19 Juli 2026 - 18:07

News Trending DAERAH