Menu

Otomatis
Breaking News

DAERAH

65 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Di Karawang, Paling Banyak Terpapar Perempuan

LOGOS TNbadge-check

65 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Di Karawang, Paling Banyak Terpapar Perempuan Perbesar

Karawang, transnews.co.id- Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran virus corona Kab Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.Kk dalam siaran pers nya Sabtu (18/4/2020) mengatakan, adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebanyak 4 (empat) orang pada Sabtu,18 April 2020 per pukul 14.00 WIB.

Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) juga ada yang meninggal dunia. Pasien tersebut juga sudah dimakamkan. Diketahui, PDP tersebut juga sudah memiliki riwayat penyakit akut.

“Hari ini kembali kabar duka, PDP meninggal satu orang,” ujar dr. Fitra Hergyana.

‎Penambahan kasus tersebut menambah daftar kasus terkonfirmasi di Karawang sebanyak 65 orang, dengan rincian 57 orang masih dalam observasi/isolasi, empat orang meninggal dunia dan empat orang sembuh. ‎

Untuk PDP terdata 151 orang, selesai 85 orang, meninggal empat orang dan masih dalam pengawasan 62 orang. Sementara, ODP di Kabupaten Karawang ada 3.061 orang, selesai pemantauan 1.935 orang, dan masih dalam pemantauan 1.126 orang.

“Untuk orang tanpa gejala terdapat 274 orang yang terdata. Selesai 49 orang dan masih dalam pemantauan 225 orang,” kata dr. Fitra.‎

dr. Fitra membeberkan, ‎dari 65 pasien terkonfirmasi Covid-19 di Karawang, paling banyak terpapar adalah perempuan. Yakni 36 orang. Sisanya 29 orang adalah laki-laki.

“Semuanya WNI. Warga Karawang. Mereka yang positif juga berusia rentan. Yakni usia 50-59 tahun ada 18 orang, 60-69 tahun ada 5 orang dan usia di atas 80 tahun ada 1 orang. Sisanya usia di bawah 50 tahun,” kata dr. Fitra.

Data tersebut menunjukkan bahwa kelompok usia 50 tahun ke atas adalah kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Untuk itu, ia kembali mengingatkan kepada masyarakat Karawang dan para pemuda untuk membantu pemerintah memerangi penyebaran Covid-19 dengan sosial distancing dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

dr. Fitra mengatakan, dari data divisi fasilitasi kesehatan selalu memonitoring 24 jam untuk ketersediaan bed, ruangan isolasi ataupun rujukan, untuk mengantisipasi adanya kasus konfirmasi positif Covid-19. Dijelaskan dr. Fitra, ada 166 bed untuk pasien konfirmasi positif Covid-19 dan PDP.

“Ruangan PDP dan pasien positif tentunya berbeda dan dipisah. Nanti tim juga membantu proses pra rujukan dari Puskesmas ke RS rujukan,” pungkasnya. *** Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

DPC PPP Jepara Awali Kepengurusan Baru dengan Aksi Sosial, Salurkan Kursi Roda dan Susun Program Kerja

31 Jul 2026 - 19:57 WIB

DPC PPP Jepara Awali Kepengurusan Baru dengan Aksi Sosial, Salurkan Kursi Roda dan Susun Program Kerja

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp 61,7 Miliar, DPRD Soroti Rp 606 Miliar Anggaran Belum Terserap

31 Jul 2026 - 19:15 WIB

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp 61,7 Miliar, DPRD Soroti Rp 606 Miliar Anggaran Belum Terserap

Pelaksakanaan UKW, SWI – Fisipol UMJ Melakukan Penandatanganan MOA

31 Jul 2026 - 15:53 WIB

Pelaksakanaan UKW, SWI – Fisipol UMJ Melakukan Penandatanganan MOA

Sebanyak ​7 Rumah Warga Dapat Bantuan BSPS Kementerian PKP, Lurah Duren Seribu Depok Kawal Verifikasi Lapangan

29 Jul 2026 - 21:03 WIB

Sebanyak ​7 Rumah Warga Dapat Bantuan BSPS Kementerian PKP, Lurah Duren Seribu  Depok Kawal Verifikasi Lapangan
News Trending DEPOK