Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

7 Tugu Perguruan Silat di Banyuwangi Dibongkar

LOGOS TNbadge-check


					Tugu Perguruan silat di Banyuwangi setelah dibongkar. Perbesar

Tugu Perguruan silat di Banyuwangi setelah dibongkar.

BANYUWANGI, transnews.co.id – Satu persatu tugu perguruan silat di Kabupaten Banyuwangi dibongkar mandiri oleh warga perguruan silat. (15/09/2023).

Ada juga tugu silat yang dialih fungsikan oleh warga pesilat seperti salah satu tugu pencak silat milik Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berada di pinggir jalan Dusun Mojoroto, Desa/Kecamatan Tegalsari.

Tugu tersebut disulap menjadi tugu gema wisata, yang merupakan jargon Kabupaten Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Iptu Agus Winarno mengapresiasi atas

pembongkaran tugu perguruan pencak silat yang dilakukan sendiri oleh warganya dengan penuh kesadaran.

“Kami dari Polresta Banyuwangi sangat mengapresiasi, karena warga perguruan sudah mentaati instruksi pemerintah melalui surat himbauan Nomor 300/5984/209.5/2023 Bakesbangpol Jawa Timur,” ujar Iptu Agus.

Tugu yang dialihfungsikan menjadi tugu gema wisata bertuliskan Gema Wisata Mojoroto Sopo Suci Adoh Beboyo Pati

Tugu yang dialihfungsikan menjadi tugu gema wisata bertuliskan Gema Wisata Mojoroto Sopo Suci Adoh Beboyo Pati

Sementara itu tugu pencak silat milik PSHT yang berdiri di atas tanah milik Pemerintah Desa Tegalsari ada yang dialihfungsikan menjadi tugu gema wisata bertuliskan, Gema Wisata Mojoroto, Sopo Suci Adoh Beboyo Pati.

Tugu berukuran 1,5 X 2 meter itu pun mempercantik lingkungan desa setempat.

“Untuk tugu yang dialihfungsikan menjadi tugu gema wisata, tentunya lebih mempercantik lingkungan, dan itu kan juga salah satu jargon pemerintah Kabupaten Banyuwangi,” kata Iptu Agus Jumat (15/09/2023).

Dengan begitu, menurut Kasihumas, jumlah tugu perguruan pesilat yang sudah dibongkar di Bumi Blambangan terdapat tujuh tugu.

Diantaranya, dua milik IKSPI Kera Sakti di wilayah Kecamatan Kalipuro, Empat tugu milik PSHT dengan rincian dua tugu di Kecamatan Glenmore, satu tugu di Kecamatan Tegalsari dan satu tugu di Kecamatan Kalibaru. Lalu ada satu tugu milik Pagar Nusa di Kecamatan Purwoharjo.

“Secara bertahap sosialisasi pembongkaran tugu pencak silat akan terus kita lakukan sebagai upaya untuk menjaga kerukunan dan mengantisipasi konflik antar perguruan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Dirut Asasta: Penggunaan Air Perpipaan Adalah Langkah Nyata Menjaga Kelestarian Sumber Daya Air

12 Februari 2026 - 21:20

Menjaga Marwah Profesi Wartawan, Adhifatra Agussalim Rilis Buku “Membumikan Good Journalist Governance”

12 Februari 2026 - 20:10

Bakesbangpol Jepara Monitoring Sekretariat SWI, Dorong Kiprah Organisasi Terus Ditingkatkan

12 Februari 2026 - 19:54

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

News Trending DAERAH