Menu ✖

Otomatis

KESEHATAN

Kenapa Tenaga Kesehatan Lebih Dahulu Divaksin? Berikut Alasannya

LOGOS TNbadge-check

Kenapa Tenaga Kesehatan Lebih Dahulu Divaksin? Berikut Alasannya Perbesar

Jakarta,transnews.co.id-Sebanyak 15.000 tenaga kesehatan (Nakes) di Jakarta Selatan hari ini Minggu (31/1/2021) divaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kesehatan di Poltekkes 1 Kementerian Kesehatan, Pondok Labu Cilandak, Jakarta Selatan.

Kegiatan Vaksinasi ditijau langsung oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Isnawa Adji serta Plt Kabadan PPSDM Kesehatan, Kemenkes RI, Kirana Pritasari dihadiri pula oleh Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, Moh. Helmy.

Dalam kegiatan itu, Isnawa melihat alur vaksinasi, mulai dari pendaftaran hingga pemberian vaksin.

“Saya melihat langsung nakes yang disuntik, dan mendapatkan sertifikat,” ujar Isnawa.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan rangkaian program Kementerian Kesehatan, dan Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan.

Ia mengatakan, nakes merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 di Jakarta Selatan. Karena itu, semakin banyak vaksinasi, maka akan mengurangi penyebaran Covid-19, walaupun vaksin bukan satu-satunya obat.

Sementara Plt Kabadan PPSDM Kesehatan, Kemenkes RI, Kirana Pritasari mengungkapkan, alasan tenaga kesehatan terlebih dahulu di vaksinasi.

Menurutnya SDM kesehatan memiliki resiko tertinggi terpapar covid. Mereka banyak memberikan pelayanan ke pasien atau ke non pasien. Sehingga mereka beresiko menularkan penyakit dan harus dilindungi terlebih dahulu.

“Mereka ini nantinya akan memvaksinasi masyarakat, makanya mereka harus terlebih dahulu di vaksinasi,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, Moh. Helmy menuturkan, sebanyak 15.000 tenaga kesehatan di Jakarta Selatan sudah di vaksinasi.

“Artinya, sudah 63 persen nakes mendapatkan vaksin dari 24.000 sasaran,”katanya. (*)Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

30 Sep 2026 - 19:37 WIB

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

30 Sep 2026 - 18:42 WIB

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

Sidak Gedung HD RSUD Sidoarjo Barat, Mimik Soroti Keterlambatan 13 Persen dan Tegaskan Material Tak Sesuai Harus Ditolak

30 Sep 2026 - 18:21 WIB

Sidak Gedung HD RSUD Sidoarjo Barat, Mimik Soroti Keterlambatan 13 Persen dan Tegaskan Material Tak Sesuai Harus Ditolak

Pembangunan SPAM Wilayah Utara Lumajang Capai 46,90 Persen

30 Sep 2026 - 18:19 WIB

Pembangunan SPAM Wilayah Utara Lumajang Capai 46,90 Persen

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

29 Sep 2026 - 16:42 WIB

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

Sinergi Pendidikan dan Industri, PLN UPT Cawang Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja

29 Sep 2026 - 16:38 WIB

Sinergi Pendidikan dan Industri, PLN UPT Cawang Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja
Trending di EKBIS