Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Rutan Wanita di Surabaya Kini Dilengkapi Delapan Apar

LOGOS TNbadge-check


					Rutan Wanita di Surabaya Kini Dilengkapi Delapan Apar Perbesar

Surabaya , Transnews.co.id – Kantor Wilayah Kemneterian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur terus melengkapi rumah tahanan khsuus perempuan dengan berbagai sarana dan prasarana, termasuk penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Rutan yang berada di Desa Kebonagung Porong itu menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya untuk melengkapi APAR di beberapa titik rawan.

Pemasangan delapan unit APAR jenis dry powder dan carbon dioxide tersebut, ditempatkan di beberapa titik rawan. Seperti kantor teknis, area pintu utama (P2U), pos komandan jaga, dapur, bengkel kerja, dan blok hunian.

“Tim damkar telah melakukan peninjauan lokasi pada Jumat (10/9) lalu. “Ternyata tim damkar menyarankan agar kami menambah beberapa APAR dan langsung ditindaklanjuti hari ini,” ujar Karutan Amiek Diyah Ambarwati.Senin,(13/92021).

Amiek melanjutkan, langkah itu diambil sebagai salah satu upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran.

Amiek menyatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan penguatan dari sisi SDM. Mengingat mayoritas petugas adalah perempuan.

“Kami juga berencana mengadakan pelatihan petugas, agar petugas kami punya pengalaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menekankan bahwa meski bangunan gedung Rutan Perempuan tergolong baru, namun harus tetap waspada.

Dia katakan, petugas harus memiliki kemampuan yang sama dalam penanganan bencana. Sehingga, sangat penting ada pelatihan teknis penanganan bencana di sana.

“Rutan Perempuan ini kan termasuk satker dengan perlakuan khusus, sehingga memang perhatiannya harus lebih besar,” tutup Krismono. (HD)

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Berjalan Sesuai Rencana, Target PHO Agustus 2026

21 April 2026 - 22:40

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 di Madura Dikebut, Progres Capai 38,740 Persen

21 April 2026 - 22:37

Camat Mayong Usulkan Monumen Ari-Ari Kartini Jadi Destinasi Outing Class Siswa

21 April 2026 - 19:39

Sidoarjo Raih Penghargaan Jaga Desa Award 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Desa Transparan

20 April 2026 - 16:07

News Trending DAERAH