Menu

Otomatis

DAERAH

Gapoktan Batujaya: Petani Dirugikan Ada Pengencer Pupuk Nakal

LOGOS TNbadge-check

Lokasi pengecer/Kios pupuk subsidi. Perbesar

Lokasi pengecer/Kios pupuk subsidi.

Karawang, Transnews.co.id – Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang,MS mewakili para petani diwilayah domicili kewenangannya merasa telah dirugikan oleh pengecer pupuk subsidi 27/11-2021.

Pihak GAPOKTAN dan Poktan (BJ) kepada awak media ini memaparkan bahwa (MS) selaku petani yang resmi oleh pemerintah memiliki otoritas di Gapoktan dan Poktan,juga tercatat dalam rencana definitif kebutuhan kelompok tani dan diketahui oleh unit pelaksana teknis daerah Bidang pertanian merasa sudah disepelekan oleh pihak pengecer/kios pupuk.

Pihak GAPOKTAN (MS)merasa kecewa Ketika menemukan adanya pengecer pupuk subsidi yang nakal kemudian kejadian tersebut diberitahukan kepada pihak UPTD ” oleh karena Berpotensi Merugikan Petani Dan Keuangan Negara,setelah laporan disampaikan terkesan dibiarkan tidak ditindak oleh pihak yang memiliki wewenang dan otoritas apalagi APH.ujar MS.

“Diduga Kios pupuk yang menjual barang subsidi pemerintah bukan telah menyalahi aturan menjual pupuk diatas het,dijual kepetani 2800/Kg hingga 3000/Kg,begitupun saat petani yang masuk RDKK akan membeli pupuk dikatakan barang yang di perlukan telah habis, padahal pupuk subsidi dijual berdasarkan RDKK.kok bisa habis,” Ungkap MS.

Masih Kata MS,Kios yang dimaksud selain mejual Pupuk Subsidi kepada petani diatas harga het 280.300 perkilogramnya,patut diduga telah menjual pupuk tersebut keluar wilayah,hal tersebut bukanlah retorika atau mengada ada,ada pengakuan sesama petani.

“Padahal diketahui secara jelas, aturan main penjualan pupuk subsidi baik itu jenis UREA,pupuk ZA,SP 36 mengacu berdasarkan Permentan nomor 49 tahun 2021 sekalipun mengalami kenaikan,harga urea yang tadinya 18/Kg.menjadi 225.Ironisnya lagi setiap kali membeli,kios pupuk tidak pernah memberikan struk pembelian/ bon kepada pihak petani,” jelas MS.( Yusup )

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

10 Sep 2026 - 19:01 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

8 Sep 2026 - 21:03 WIB

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

6 Sep 2026 - 15:36 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal
Trending di DAERAH