Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

TNI/POLRI

Antisipasi DBD, Satlantas Polres Ponorogo Fogging Lingkungan Mapolres

LOGOS TNbadge-check


					Antisipasi DBD, Satlantas Polres Ponorogo Fogging Lingkungan Mapolres Perbesar

Ponorogo, Transnews.co.id – Satlantas Polres Ponorogo melakukan fogging di seputaran markas Polres Ponorogo. Kegiatan ini digelar terkait maraknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Ponorogo.

“Akhir-akhir ini banyak kasus DBD, makanya kita melakukan fogging,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal, Senin (17/1/2022).

Fogging yang dilakukan pemukiman masyarakat di seputaran Mapolres tersebut, bukan tanpa sebab. Menurut Ayip, memang disekitar Mapolres terdapat 3 kasus DBD. Ada 7 petugas kepolisian yang melakukan fogging. Mereka menggunakan 2 alat dalam melakukan fogging.

“Sehari sebelumnya, warga di sekitar Mapolres sudah kita beritahu bahwa akan dilakukan fogging, dan mereka menyambut antusias,” jelasnya.

Ayip menyebut pihaknya baru pertama kali ini melakukan fogging, sejak hampir sebulan DBD ini merebak. Menurutnya, dengan melakukan fogging ini, negara hadir untuk masyarakat. Sebab, kasus BDB ini meningkat terus. Banyak rumah sakit di bumi reyog ini yang merawat pasien DBD.

“Akhir-akhir ini memang kasus DBD di Ponorogo meningkat. Saat kami menjenguk anak anggota yang juga terkena DBD, disana juga banyak dirawat karena penyakit dari nyamuk aides aegypti itu,” tambahnya.

Dengan merebaknya kasus DBD ini, Ayip berharap masyarakat sering melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Memberantas jentik-jentik nyamuk dengan 3 M. Yakni rutin menguras, mengubur dan menutup penampungan air.

“Ada dua anak anggota yang terkena DBD, satu dirawat dan satunya sudah membaik,” tandasnya.

Baca Lainnya

Temuan Kokain di Sumenep, Polda Jatim Perketat Pengawasan Jalur Laut

4 Mei 2026 - 21:31

Cemburu, Pria di Surabaya Bacok Warga hingga Tewas, Tiga Rekan Jadi DPO

3 Mei 2026 - 20:40

Kasatlantas Polres Jepara Ajak Insan Pers Bersinergi Wujudkan Lalu Lintas Tertib

1 Mei 2026 - 18:30

Jaga Kondisivitas Peringatan May Day 2026, Polres Jepara Siagakan Personel Gabungan di Lapangan Bandengan

1 Mei 2026 - 14:55

News Trending DAERAH