Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pembentukan Pamor Keris Pemkab Pasuruan

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, saat memimpin apel gelar Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris), Senin (24/1/2022). Perbesar

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, saat memimpin apel gelar Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris), Senin (24/1/2022).

Pasuruan, Transnews.co.id – Guna menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) di wilayah Kabupaten Pasuruan, tak ketinggalan, pemerintah Kabupaten Pasuruan, melakukan pembentukan Tim Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris), sesuai dengan amanat Kapolda Jawa Timur yang bekerjasama dengan Kodam V/Brawijaya.

Hal tersebut disampaikan, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat memimpin apel gelar Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris), Senin (24/1/2022).

“Patroli akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI/Polri di seluruh wilayah Jatim, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Tugas tim Pamor Keris adalah melaksanakan patroli secara rutin dengan sasaran penegakan prokes di masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, bahwa untuk menekan penyebaran Covid 19 varian Omicron, Penjabaran Pasuruan semakin meningkatkan sinergi kolaborasi bersama Polres Pasuruan. Khususnya dalam upaya preventif dalam rangka menegakkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat agar penyebaran virus Covid-19 dapat dikendalikan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya dengan aman dan lancar.

Menurut Bupati, cepatnya penyebaran varian Omicron setidaknya disebabkan oleh 3 faktor. Pertama, rendahnya penerapan protokol kesehatan. Kedua, turunnya kegiatan testing (pemeriksaan) dan tracing (penelusuran) kontak erat covid-19. Ketiga, adanya peningkatan mobilitas penduduk khususnya pada saat libur NATARU 2021 kemarin.

“Saat ini di Kabupaten Pasuruan sudah terdeteksi 11 orang probable Omicron. Delapan diantaranya isolasi di RSUD Bangil dan tiga pasien lainnya dikarantina di SKB Pandaan. Maka dari itu, varian Omicorn ini perlu kita waspadai karena daya penularannya lima kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta,” jelas Bupati.

Bupati berharap agar Tim Pamor Keris mampu melaksanakan tugas secara humanis dan professional serta menghindari tindakan arogan selama pelaksanaan tugas dalam membantu masyarakat dengan melaksanakan kegiatan penyemprotan disenfektan di lokasi rawan penyebaran Covid 19.

“Selamat atas dibentuknya Tim Pamor Keris, laksanakan deteksi dini dan intervensi dini serta pemetaaan kerawanan di masing-masing lokasi, sehingga pelaksanaan patroli dapat tepat sasaran. Juga kegiatan preventif dan preemtif berupa giat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya prokes”, pesan Bupati. (hd)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH