Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Bupati Lumajang Harap Glagaharum Mampu Tumbuhkan Perekonomian Masyarakat Sekitar

LOGOS TNbadge-check

Bupati Lumajang Harap Glagaharum Mampu Tumbuhkan Perekonomian Masyarakat Sekitar Perbesar

Lumajang, Transnews.co.id – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengharapkan, pengelolaan Bumi Perkemahan Glagaharum dapat melibatkan masyarakat, supaya ekonomi yang tumbuh juga bisa menjadi manfaat untuk ekonomi masyarakat di sekitar Desa Kandangtepus.

“Saya dan Bunda Indah terus berikhtiar untuk bagaimana Lumajang bisa tambah maju dan berkembang, serta infrastruktur jalan desa bisa tambah bagus. Insyaallah ini akan menjadi kebersamaan yang semakin tumbuh antara pemerintah dengan masyarakat di Desa Kandangtepus,” ungkap dia saat bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menghadiri acara Buka Puasa Bersama dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di wilayah Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro, bertempat di Bumi Perkemahan Glagaharum Lumajang, Jawa Timur, Rabu (13/4/2022).

Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang telah mempunyai pemikiran terkait adanya program maupun kegiatan antara pemerintah dengan masyarakat agar bisa sambung, salah satunya adalah pengelolaan Bumi Perkemahan Glagaharum.

“Lahan Bumi Perkemahan Glagaharum dulunya merupakan bagian dari lahan bersama antara perhutani dengan masyarakat, dan juga bagian dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Untuk itu, diharapkan keberadaan Buper Glagaharum bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” terangnya.

Sementara itu, Bundah Indah juga mengharapkan, agar dengan adanya Bumi Perkemahan Glagaharum di Desa Kandangtepus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jadi, kita tidak memberlakukan tiket masuk supaya warga Kandangtepus bisa bebas masuk ke Bumi Perkemahan Glagaharum,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa terkait tenda perkemahan untuk pramuka itu terpisah antara putra dan putri. Sedangkan, untuk glamping yang digunakan untuk penginapan, diperlakukan persyaratan yang ketat dengan pendaftaran harus menunjukkan KTP dan harus sudah suami istri.

“Ini kita kerjakan bersama, dikelola oleh Pramuka dengan lahan milik negara yang sedang dalam pengelolaan Perhutani, kemudian anggaran dari pemerintah. Jadi, tidak mungkin kita ceroboh dalam persyaratan dengan menunjukkan KTP atau Buku Nikah,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jelang Sumpah Pemuda, PLN UIT JBB Ajak Mahasiswa Universitas Sriwijaya Mengenal Sistem Transmisi Listrik

23 Okt 2026 - 11:11 WIB

Jelang Sumpah Pemuda, PLN UIT JBB Ajak Mahasiswa Universitas Sriwijaya Mengenal Sistem Transmisi Listrik

Sebanyak 4.305 Anak Sidoarjo Putus Sekolah, Dewan Pendidikan Periode Baru Ditantang Cari Solusi

23 Okt 2026 - 03:00 WIB

Sebanyak 4.305 Anak Sidoarjo Putus Sekolah, Dewan Pendidikan Periode Baru Ditantang Cari Solusi

Perluas Wawasan Ketenagalistrikan, PLN Kenalkan Dunia Kerja kepada Siswa SMK Ma’arif 2 Gombong

22 Okt 2026 - 15:08 WIB

Perluas Wawasan Ketenagalistrikan, PLN Kenalkan Dunia Kerja kepada Siswa SMK Ma’arif 2 Gombong

Guru Besar UPER Sebut Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Hanya Kendaraan Listrik

21 Okt 2026 - 20:59 WIB

Guru Besar UPER Sebut Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Hanya Kendaraan Listrik

Sebanyak 600 Personel Turun, 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Ditertibkan

21 Okt 2026 - 20:54 WIB

Sebanyak 600 Personel Turun, 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Ditertibkan

Pembangunan SRT I Tuban Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

21 Okt 2026 - 20:52 WIB

Pembangunan SRT I Tuban Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa
Trending di DAERAH