Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Kedai Bakoel Jamu di Batang, Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda

LOGOS TNbadge-check


					Kedai Bakoel Jamu di Batang, Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda Perbesar

Batang, Transnews.co.id – Jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang identik memiliki rasa pahit dan getir sehingga anak muda enggan untuk meminumnya. Jamu dibuat dengan bahan-bahan alami yang berupa tumbuhan seperti akar-akaran, daun-daunan, kulit batang dan buah.

Belakangan ini jamu populer kembali, karena penyajiannya yang modern salah satunya, Ginanjar Saputra warga Kecamatan Bandar yang ingin membangkitkan tren minum jamu di kalangan anak muda dengan membuka kafe jamu “Kedai Bakoel Jamu”.

Laki-laki asli Kabupaten Batang yang sejak kecil akrab dengan resep jamu tradisional itu pun membuat variasi jamu yang segar dengan resep fermentasi rempah alami.

“Keluarga besar saya memang peracik jamu dan saya adalah generasi ketiga, semakin kesini melihat jamu kian memudar di kalangan anak muda, saya pun ingin menaikkan kelas jamu dengan memodifikasi rasa dan kemasan yang menarik untuk anak muda,” katanya saat ditemui di Kedai Bakoel Jamu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (18/4/2022).

Kedai Bakoel Jamu yang terletak di Desa Tambahrejo, Kecamatan, Bandar, Batang itu juga menyajikan jamu yang diracik langsung sehingga konsumen bisa melihat proses pembuatannya.

“Konsep dari kedai jamu ini selain tempat nongkrong yang asyik juga memberikan edukasi kepada konsumen cara meracik serta khasiat jamu yang terbuat dari rempah alami,” terangnya.

Ada berbagai jamu yang disajikan, seperti jamu geprek, kemasan dan botolan. Dengan andalannya Jae Ale fermentasi rempah alami dengan rasa unik dan Limoon Jae dengan rasa yang segar perpaduan jeruk dan jahe.

Harga yang ditawarkan dari berbagai minuman di Kedai Bakoel Jamu berkisar dijual dengan harga Rp6 Ribu hingga Rp15 Ribu.

“Alhamdulillah rasa berbagai jamu kamu bisa diterima di kalangan anak muda, yang datang kesinipun 80 persen anak muda,” ujar dia.

Baca Lainnya

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

1 Februari 2026 - 14:28

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas
News Trending DAERAH