Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

SS Singgung Pemkot Depok tak Mau Melantik KNPI, M54: Anda Juga Tidak Mau Datang pak Sekda

badge-check


					SS Singgung Pemkot Depok tak Mau Melantik KNPI, M54: Anda Juga Tidak Mau Datang pak Sekda Perbesar

Depok, transnews.co.id – Acara debat kedua Kandidat Calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok yang tayang di INews TV, Jakarta pada Kamis (14/11) malem mendapat tanggapan dari Komunitas Margonda 54 (M54).

Koordinator M54, Yasser menyebut debat kedua yang mengusung tema Sosial dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) banyak disalahartikan pasangan nomor urut 2, Supian Suri – Chandra Rahmansyah.

“Dengan beberapa sub topik yakni kesehatan, sosial budaya dan kearifan lokal, migrasi dan pertumbuhan penduduk, pendidikan dan ketahanan keluarga, debat kali ini pasangan SS-Chandra terlalu banyak salah pengertian,” kata Yasser.

Yasser menyebut debat kedua berjalan menarik karena diisi penyampaian program, tanggapan dan adanya misspersepsi maupun perbedaan sudut pandang diantara para kandidat.

Yang paling menarik menurut Yasser adalah isu tentang pembangunan SDM dan Kepemudaan Kota Depok dimana Supian Suri mengatakan KNPI tidak dilantik Wali Kota Depok karena tidak mendukung pemerintah.

“Ada misspersepsi yang dikatakan pak SS. Ini bahaya dalam ruang publik statemen seperti ini. Karena nyatanya KNPI Depok tetap dilantik walau tidak dihadiri Walikota (karena agenda lainnya) dan tetap saja KNPI Depok mendukung dan menjalankan program pemda Depok,” ujarnya.

Yasser mengatakan apa yang disampaikan oleh Supian Suri itu buruk, karena ia pun berada dalam posisi sebagai Sekda Depok, pada waktu KNPI Depok dilantik tapi ia juga tidak mau hadir. “Anda juga tidak mau datang pak Sekda,” katanya.

Yasser yang juga anggota KNPI Depok dan Ketua GPII berharap Supian Suri harus lebih wise sebagai calon kepala daerah karena pemuda didepok itu kreatif dan adaptif serta kuat berjuang.

Ia katakan, alasan tidak dilantiknya suatu organisasi, bukan berarti tidak bekerja untuk masyarakat membantu program pemerintah.

“KNPI itu kan wadah besar organisasi pemuda, bukan milik satu orang saja. Jadi jangan lah digiring seakan karena kepentingan satu orang itu, organisasi besar KNPI seakan tidak difasilitasi oleh Pemkot Depok,” tegasnya.

Baca Lainnya

Pimpin Apel Pagi, Sekda Depok Serahkan Penghargaan UHC Award Nasional kepada Dinkes dan Lepas ASN Purnabakti

2 Februari 2026 - 16:11

Sekda Kota Depok Mangguluang Mansur menyerahkan penghargaan UHC Award tingkat nasional kepada Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori.

Bayar Pajak Makin Praktis! BKD Kota Depok Resmi Rilis SPPT PBB-P2 2026 Secara Digital

2 Februari 2026 - 13:46

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

30 Januari 2026 - 17:26

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu

30 Januari 2026 - 17:01

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu
News Trending DEPOK