Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Gelar Renja Tahun 2026 Dinkes Depok Bahas Isu Strategis Peningkatan Kesehatan

LOGOS TNbadge-check


					Foto Bersama di Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Doc: Cha Perbesar

Foto Bersama di Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Doc: Cha

DEPOK, transnews.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Senin (10/03/2025).

Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis yang dilakukan untuk peningkatan bidang kesehatan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, isu strategis di tahun 2026 meliputi pemenuhan dan peningkatan akses layanan kesehatan.

Hal tersebut dilakukan dengan pemenuhan sarana dan prasarana serta alat kesehatan bagi fasilitas kesehatan milik pemerintah, pemerataan pembangunan Puskesmas, pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyediaan obat.

“Penyediaan RS dan layanan unggulan khusus ginjal juga merupakan program unggulan Wali Kota Depok bidang kesehatan,” ungkapnya.

Mary menambahkan, isu strategis lainnya dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit adalah eliminasi kasus tuberculosis, pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), penanggulangan zoonosis, pencegahan serta penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, imunisasi, dan pelayanan kesehatan jiwa.

Isu strategis berikutnya yang akan dilakukan berupa percepatan penurunan stunting.

Adapun yang akan dilakukan adalah pencegahan anemia pada remaja, penguatan skrining dan kesehatan reproduksi calon pengantin, penguatan survailans gizi, pemberian makanan tambahan bagi balita dengan masalah gizi.

“Kami juga akan fokus pada penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi dengan skrining, penguatan pelayanan antenatal care dan pemberian makanan tambahan bagi bumil yang mengalami kekurangan energi kronis,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penguatan keamanan pangan dan penguatan sistem kesehatan.

“Hal lain yang dilakukan yaitu pemberdayaan masyarakat dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, penyehatan lingkungan, serta Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) untuk mendukung program kesehatan,” tambahnya.

“Harapan Kami, dengan isu strategis yang akan dilakukan dapat berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Baca Lainnya

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

2 Februari 2026 - 21:23

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Pimpin Apel Pagi, Sekda Depok Serahkan Penghargaan UHC Award Nasional kepada Dinkes dan Lepas ASN Purnabakti

2 Februari 2026 - 16:11

Sekda Kota Depok Mangguluang Mansur menyerahkan penghargaan UHC Award tingkat nasional kepada Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori.

Bayar Pajak Makin Praktis! BKD Kota Depok Resmi Rilis SPPT PBB-P2 2026 Secara Digital

2 Februari 2026 - 13:46

News Trending DEPOK