Menu ✖

Otomatis

DEPOK

DPRD Desak Pemkot Ambil Langkah Kongkret Tangani Insiden Tawuran Anak SD

badge-check

DPRD Desak Pemkot Ambil Langkah Kongkret Tangani Insiden Tawuran Anak SD Perbesar

Depok, Transnews.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Ade Firmansyah mengutarakan keprihatinannya atas insiden tawuran yang terjadi pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Tapos.

Ade Firmansyah mengaku tersentak, nuraninya bergejolak. Adef sapaan akrabnya mengaku kaget akan insiden tersebut. Ia juga mengatakan kejadian itu merupakan “warning” dan peringatan serius bahwa di Depok masih ada problem pengasuhan dan pembinaan karakter anak yang harus segera ditangani.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kota Depok harus serius menangani pembinaan dengan pendekatan yang lebih sistemik dan kolaboratif.

Adef meminta peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sebagai kejadian insidential, melainkan sebagai indikator rapuhnya jejaring perlindungan anak di tingkat lokal.

“Ini sungguh benar-benar peringatan yang harus segera ditangani. Kita tidak bisa santai untuk urusan yang satu ini, sangat-sangat mendesak,” kata Ade Firmansyah, Rabu (14/5/2025).

Anggota DPRD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Cilodong-Tapos tersebut mengirimkan tiga pesan darurat dan mengajak semua pihak konsentrasi menangani masalah tersebut.

Berikut adalah tiga pesan Ade Firmansyah yang dikatakan harus segera ditindaklanjuti.

1. Kepada Pemerintah Kota Depok.

Segera menginisiasi pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) dan memperluas keberadaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di setiap kelurahan sebagai ruang dialog, mediasi, dan pendampingan anak berbasis komunitas.

Mengalokasikan anggaran khusus untuk program preventif, seperti pelatihan pengelolaan emosi dan pendidikan karakter bagi anak-anak.

Melibatkan tokoh masyarakat, RT/RW, dan aparat kewilayahan untuk memperkuat pengawasan wilayah rawan konflik anak, terutama di luar jam sekolah.

2. Kepada Pihak Sekolah.

Mengintegrasikan pendidikan karakter dan pengelolaan konflik dalam keseharian sekolah, tidak hanya sebagai materi tambahan.

Mengaktifkan secara nyata Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) serta menjalin kerja sama dengan psikolog anak dan konselor sebaya.

Meningkatkan pengawasan saat jam pulang sekolah dan berkoordinasi dengan orang tua secara lebih intensif.

3. Kepada Para Orang Tua dan Masyarakat.

Untuk lebih aktif dalam mengawasi aktivitas anak, baik secara fisik maupun digital. Tawuran yang viral di media sosial menunjukkan pentingnya literasi digital dalam pengasuhan anak.

Menghidupkan kembali semangat kampung yang mendidik, di mana tetangga bukan hanya saksi, tapi juga penjaga bagi anak-anak kita.

Bekerja sama dengan sekolah dan lingkungan dalam menciptakan atmosfer positif, aman, dan penuh teladan bagi generasi muda.

Ade Firmansyah juga mengapresiasi langkah cepat dari pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan yang telah merespons kejadian ini. Namun kata Adef, Fraksi PKS menekankan bahwa pembinaan dan pemulihan psikososial bagi anak-anak yang terlibat harus menjadi prioritas, bukan sekadar tindakan represif.

Ia juga mengatakan Fraksi PKS siap mendukung setiap kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga di Kota Depok.

“Kami percaya, bila semua pihak bergerak bersama-dengan hati, dengan ilmu, dan dengan kepedulian yang nyata, maka anak-anak Depok akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

1 Okt 2026 - 20:40 WIB

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

30 Sep 2026 - 19:37 WIB

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

30 Sep 2026 - 18:42 WIB

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

29 Sep 2026 - 16:42 WIB

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

Klarifikasi Paguyuban RRI tentang Tuduhan Miring, Ini Isi Lengkapnya

27 Sep 2026 - 20:30 WIB

Klarifikasi Paguyuban RRI tentang Tuduhan Miring, Ini Isi Lengkapnya

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26
Trending di DEPOK