Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Ribuan Siwa SD Se-Kota Bandung Ikuti Peluncuran Gerakan Minum Susu

LOGOS TNbadge-check

Kota Bandung, TransNews- Sekitar 1.200 siswa dari 5 Sekolah Dasar se Kota Bandung diantaranya, SD 113 Banjarsari, SD 5 Merdeka, SD 008 Emong, SD 001 merdeka dan SD Soka, mengikuti peluncuran gerakan minum susu dan makan telur di Batalyon Arhanudri Kodam lll Siliwangi, Jalan Ambon, Selasa (27/8/2019).

Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, gerakan minum susu sebagai ajakan dari pemerintah kepada sekolah agar siswanya gemar minum susu dan makan telur. Dengan adanya gerakan makan telur dan minum susu, anak-anak di kota Bandung lebih merata asupan gizinya.

“Asupan gizi anak-anak di Kota Bandung harus terpenuhi, sehingga mengurangi risiko tingginya angka stunting,” harapnya.

Tujuan gerakan itu, kata Yana, untuk menyosialisasikan kepada orang tua agar lebih apik dalam memberikan asupan makanan kepada anak-anaknya. Di samping itu, gerakan tersebut untuk mencegah Stunting di Kota Bandung.

“Agar telur dan susu terpenuhi, Yana meminta agar dinas terkait berkordinasi agar pasokannya terpenuhi,” Tuturnya.

Perlu diketahui,ungkap Yana,kebutuhan telur di Kota Bandung saat ini sebesar 125 ton per hari. Sedangkan konsumsi telur warga sekitar 21,38 kilogram per kapital per tahunnya. Sementara untuk kebutuhan susu sekitar 16,75 ton per hari dengan konsumsi 34,97 liter per kapital per harinya.

“Saya minta itu harus terpenuhi. Koordinasi denga dinas terkait sehingga tidak terjadi kekosongan stok telur dan susu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, gerakan ini merupakan gerakan moral yang memotivasi masyarakat membiasakan diri minum susu dan makan telur.

“Sasarannya yaitu anak sekolah khususnya siswa sekolah dasar yang akan menjadi generasi muda. Mereka harus berkembang dengan gizi yang seimbang,” Pungkasnya.(Dani Koswara)

Baca Lainnya

Bupati Subandi Optimalkan Layanan Digitalisasi: Target PAD Rp 642 Miliar, UMKM dan Perbaikan Jalan Dikebut

30 Maret 2026 - 18:35

Kepengurusan DPD LBH CCI Sidoarjo Resmi Dibekukan 

30 Maret 2026 - 18:33

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

30 Maret 2026 - 10:02

Khofifah Turun Langsung Tinjau Banjir di Pasuruan, Bawa Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

30 Maret 2026 - 07:47

News Trending DAERAH