Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Mojokerto Gandeng FK Ubaya Percepat Penurunan Stunting melalui KKN 2026

Avatar photobadge-check


					Pemkab Mojokerto Gandeng FK Ubaya Percepat Penurunan Stunting melalui KKN 2026 Perbesar

Pemkab Mojokerto Gandeng FK Ubaya Percepat Penurunan Stunting melalui KKN 2026

MOJOKERTO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) Tahun 2026 oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Selasa (6/1/2026).

KKN FK Ubaya Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Desa Sehat melalui Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting”.

Kegiatan ini berlangsung mulai 5 hingga 31 Januari 2026 dan dilaksanakan di lima desa di Kecamatan Trawas, yaitu Desa Ketapanrame, Tamiajeng, Duyung, Kedungudi, dan Selotapak.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan penurunan stunting.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan,” ujar Gus Barra.

Gus Barra menambahkan, stunting merupakan permasalahan strategis nasional yang membutuhkan penanganan secara konvergen dan terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir.

Oleh karena itu, Pemkab Mojokerto terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, khususnya di tingkat desa.

Melalui program KKN ini, mahasiswa FK Ubaya diharapkan dapat berperan aktif dalam edukasi kesehatan, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Baca Lainnya

Samsat Payment Point Sedati Diresmikan, Warga Tak Perlu Antre Jauh Bayar Pajak Kendaraan

25 Februari 2026 - 22:56

Permata Jatim Sulap 10 Hektare Kawasan Kumuh Mojokerto

25 Februari 2026 - 21:56

Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Ramadan 1447 H di 10 Kecamatan

25 Februari 2026 - 21:53

Hadiri Festival Imlek 2577, Ketua DPRD Jepara: Keberagaman Adalah Kekuatan Kita

25 Februari 2026 - 21:48

News Trending DAERAH