Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

Avatar photobadge-check

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN Perbesar

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

SIDOARJO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi memulai transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kebijakan fleksibilitas kerja. Kebijakan ini mengombinasikan sistem Work from Office (WFO) dan Work from Home (WFH) yang mulai berlaku efektif sejak 1 April 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.8/4203/438.1.3.1/2026 yang ditandatangani Bupati Sidoarjo, Subandi.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI serta Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi energi dan peningkatan produktivitas birokrasi.

Dalam aturan tersebut, ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo diwajibkan menjalankan WFH satu hari dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat.

Meski bekerja dari rumah, Subandi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak mengurangi kewajiban ASN dalam memenuhi target kinerja dan menjaga disiplin kerja.

“Pelaksanaan WFH tidak mengurangi kewajiban ASN dalam memenuhi target kinerja, menjaga disiplin, serta melaksanakan tugas sesuai peraturan,” tegasnya.

Selama menjalankan WFH, ASN tetap diwajibkan melakukan presensi melalui aplikasi e-Buddy sebanyak dua kali, yakni pada pagi hari sebelum jam kerja dan sore hari setelah jam kerja berakhir.

Kebijakan ini mengusung sejumlah tujuan strategis, di antaranya efisiensi sumber daya dengan mengurangi konsumsi BBM, listrik, air, serta biaya operasional kantor.

Selain itu, langkah ini juga ditujukan untuk mempercepat transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), termasuk penggunaan tanda tangan elektronik.

Dari sisi lingkungan, kebijakan ini diharapkan mampu menekan tingkat polusi udara akibat berkurangnya mobilitas kendaraan. Sementara dari sisi kinerja, ASN didorong untuk mengedepankan hasil kerja (output) dibandingkan sekadar kehadiran fisik.

Meski demikian, Pemkab Sidoarjo memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Sejumlah instansi dan jabatan strategis tetap diwajibkan menjalankan WFO 100 persen, di antaranya pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Selain itu, unit layanan kesehatan seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD R.T. Notopuro, serta RSUD Sidoarjo Barat tetap beroperasi penuh di kantor.

Layanan kependudukan di Dispendukcapil, perizinan di DPMPTSP/Mall Pelayanan Publik, lembaga pendidikan dari PAUD hingga SMP, serta unsur keamanan dan kebencanaan seperti BPBD dan Satpol PP juga tidak menerapkan WFH.

Perangkat kewilayahan seperti camat, lurah, dan kepala desa pun tetap diwajibkan bekerja di kantor guna menjaga pelayanan masyarakat di tingkat lokal.

Selain pengaturan pola kerja, Bupati Subandi juga menginstruksikan penghematan anggaran perjalanan dinas. Perjalanan dinas dalam negeri dibatasi hingga 50 persen, sementara perjalanan dinas luar negeri dipangkas hingga 70 persen.

ASN yang tinggal dalam radius kurang dari 5 kilometer dari kantor disarankan menggunakan sepeda, sedangkan yang berdomisili lebih jauh dianjurkan menggunakan kendaraan listrik atau transportasi umum.

Sebagai bentuk pengawasan, setiap kepala perangkat daerah diwajibkan melaporkan evaluasi penggunaan energi seperti listrik, air, dan BBM, serta produktivitas pegawai kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setiap tanggal 1 bulan berikutnya.

Hasil efisiensi anggaran dari kebijakan ini nantinya akan dialokasikan kembali untuk mendukung program prioritas daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tiga Srikandi Komunikasi UPER Harumkan Nama Kampus di Konvensi Humas Indonesia 2026

27 Okt 2026 - 15:51 WIB

Tiga Srikandi Komunikasi UPER Harumkan Nama Kampus di Konvensi Humas Indonesia 2026

Sidak Gedung Mawar Merah Putih, Wabub Mimik Warning Kontraktor: Jangan Akali Spesifik !

26 Okt 2026 - 18:48 WIB

Sidak Gedung Mawar Merah Putih, Wabub Mimik Warning Kontraktor: Jangan Akali Spesifik !

SRT I Nganjuk Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan Presiden Prabowo

26 Okt 2026 - 18:46 WIB

SRT I Nganjuk Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan Presiden Prabowo

Terpilih Jadi Ketua SWI Kota Depok, Ade Nopiansyah Sebut Kepemimpinan Ini Milik Bersama

23 Okt 2026 - 16:44 WIB

Terpilih Jadi Ketua SWI Kota Depok, Ade Nopiansyah Sebut Kepemimpinan Ini Milik Bersama

Jaga Solidaritas dan Integritas, SWI Kota Depok Gelar Musda dan Rayakan HUT Ke-9

23 Okt 2026 - 05:03 WIB

Jaga Solidaritas dan Integritas, SWI Kota Depok Gelar Musda dan Rayakan HUT Ke-9

Sebanyak 4.305 Anak Sidoarjo Putus Sekolah, Dewan Pendidikan Periode Baru Ditantang Cari Solusi

23 Okt 2026 - 03:00 WIB

Sebanyak 4.305 Anak Sidoarjo Putus Sekolah, Dewan Pendidikan Periode Baru Ditantang Cari Solusi
Trending di DAERAH