Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Waspada Kemarau di Depok, Lurah Cipayung Jaya Ajak Warga Bijak Kelola Air

Avatar photobadge-check


					Lurah Cipayung Jaya, Susniawati. (dok.narasumber). Perbesar

Lurah Cipayung Jaya, Susniawati. (dok.narasumber).

DEPOK, transnews.co.id – Fenomena iklim ekstrem yang dijuluki sebagai “Godzilla El Nino” kini tengah membayangi wilayah Depok. Kondisi ini diprediksi akan memicu musim kemarau panjang yang membawa risiko nyata, salah satunya adalah ancaman krisis air bersih bagi warga.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kelurahan Cipayung Jaya bergerak cepat dengan memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Susniawati Lurah Cipayung Jaya, menekankan pentingnya langkah antisipatif sebelum dampak kekeringan semakin parah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dengan menghemat pemakaian serta segera memperbaiki kebocoran,” tegas Susniawati pada Senin (27/04/2026).

Selain menghemat penggunaan, warga juga didorong untuk mulai membangun “tabungan” air. Penggunaan toren atau wadah penampungan besar sangat disarankan sebagai cadangan saat debit air mulai mengecil akibat kemarau berkepanjangan.

Susniawati juga membagikan tips cerdas dalam pengelolaan air rumah tangga, yakni dengan prinsip pemanfaatan kembali air bekas pakai (grey water) yang masih layak.

Air bekas mencuci beras atau sayur dapat dialihkan untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman, dan hindari pemborosan, mengurangi frekuensi mencuci kendaraan dan memastikan tidak ada keran air yang dibiarkan meluber tanpa pengawasan.

Pihak kelurahan berharap kesadaran kolektif warga dapat menjadi benteng utama dalam menghadapi Godzilla El Nino tahun ini.

Dengan langkah sederhana namun konsisten, risiko krisis air di lingkungan masing-masing diharapkan dapat diminimalisir.

“Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi dampak musim kemarau serta mengurangi risiko krisis air bersih,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Peringati HUT ke-18 Sekaligus Rangkaian HUT Depok, RSUD KiSA Ajak Masyarakat Budayakan Kepedulian Lewat Donor Darah

24 April 2026 - 18:49

Gelombang Sebut Harmoni Piminan Daerah dengan APH Jadi Hambatan Penanganan Kasus Korupsi

24 April 2026 - 13:26

Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah, Ade Supriyatna: Kunci Kemajuan Depok Ada di Kolaborasi

24 April 2026 - 13:24

Asasta Depok Terus Perluas Jangkauan Layanan Air Bersih Melalui Kolaborasi dengan Pemerintah Wilayah

23 April 2026 - 11:38

News Trending DEPOK