NGANJUK, transnews.co.id – Guna meningkatkan pelayanan air minum pada masyarakat di wilayah kabupaten Nganjuk dan sekitarnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya mengalokasikann anggaran yang bersumber dari APBN (Anggaran Belanja Negara) melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jawa timur sebesar Rp13, 5 milyar untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa timur.
Sebagaimana disampaikan oleh Garin, Project Manager (PM) penanggung jawab pekerjaan dilapangan PT. Bayu Surya Bakti Konstruksi (BSBK), Senin (10/8/2026) mengatakan, bahwa kontrak pekerjaan pada pertengahan Mei dan Mutual Chek 0% (MC Nol) pada akhir Mei 2026.
“Hingga tanggal 10 Agustus 2026 pekerjaan di lapangan sudah memasuki Minggu ke – 12 dengan capaian progres 15,32 persen,” terang Garin.
Lebih lanjut, Garin juga menyampaikan bahwa masa pelaksanaan pekerjaan di lapangan selama 180 hari kalender atau enam bulan. Sedangkan untuk agenda Provisional Hand Over (PHO) pada pertengahan Nopember 2026. Ujarnya .

Garin menyampaikan bahwa Item pekerjaan mayor pada pembangunan SPAM Kabupaten Nganjuk meliputi Ground Water Tank (GWT) yang terbuat dari baja dan kaca, pompa, panel, alat laboratorium, untuk pengolahan air siap minum dan untuk pengolahan air bersih. Selain itu, juga ada pekerjaan pompa dari intake dan pompa untuk pengolahan air dan pompa untuk suplai pendistribusian ke lingkungan pondok pesantren. Terang Garin
“Jadi kami juga menyiapkan dua alat untuk menjernihkan air bersih dan air untuk siap minum. Makanya juga dibangunkan rumah water treatment dengan diameter 9×20 meter dan Resirvoir dengan diameter 8 meter dengan tinggi 4 meter berbentuk bulat. Semua produk pabrikasi impor dan sebagian ada juga produk dalam negeri,” ucapnya.
Sementara itu, untuk estimasi Minggu ke tiga Agustus 2026 progres mencapai 35 persen. Dan dibulan September 2026 semua produk pabrikasi sudah on-site ditempat progres menjadi naik 65 persen.
“Selanjutnya tinggal pemasangan sambungan jaringan pipa pipanya untuk pendistribusian di lingkungan pondok pesantren,”
Diakhir, Garin juga menyampaikan bahwa secara teknis pekerjaan di lapangan tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja pengadaan sebagian besar produk pabrikasi dari impor. Jadi nunggu datangnya alat alat yang impor tersebut datang.
Diperoleh informasi, bahwa tender paket pekerjaan Optimalisasi Spam Kabupaten Nganjuk tersebut diikuti 127 perusahaan Jasa Kontruksi dalam negeri.
Dari perjalanan proses Lelang tersebut, dimenangkan PT Bayu Surya Bakti Kontruksi (BSBK) dengan harga penawaran sebesar Rp. 13.599.880.843,13 dan dengan konsultan pengawas CV. Centrina Inggenering – PT Tata Cipta Utama (KSO) dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender












Komentar ditutup.