Jakarta, Transnews.co.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan di wilayah Jakarta dan sekitarnya guna memastikan pelaksanaan rangkaian kegiatan kenegaraan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan kelistrikan.
Kesiapan tersebut mencakup sistem transmisi tegangan tinggi 500 kV dan 150 kV, termasuk sejumlah Gardu Induk (GI) yang menopang pasokan listrik menuju kawasan pusat pemerintahan dan venue utama peringatan HUT RI, khususnya Istana Merdeka.
Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi momentum nasional tersebut, PLN melakukan penguatan suplai dari sejumlah Gardu Induk sekaligus memastikan jaringan transmisi dan instalasi pendukung berada dalam kondisi andal. Berbagai pekerjaan penguatan dan pemeliharaan preventif juga telah dilaksanakan sebelum memasuki masa siaga HUT RI.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Daniel K. F. Tampubolon, mengatakan keandalan sistem kelistrikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81, khususnya pada pelaksanaan upacara di Istana Merdeka.
“Puncak kegiatan HUT RI ke-81 sebentar lagi akan berlangsung. Salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar adalah keandalan sistem kelistrikan yang menyuplai venue utama, khususnya Istana Merdeka. PLN telah menyiapkan suplai utama dari beberapa Gardu Induk sekaligus menyiapkan skema suplai alternatif sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi di luar prediksi,” ujar Daniel.
Daniel menambahkan, kesiapan sistem transmisi menuju kawasan Istana Merdeka telah diperkuat melalui serangkaian pemeriksaan, inspeksi, dan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala oleh personel PLN.
“Saya melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan sistem transmisi, baik jaringan maupun Gardu Induk di kawasan Gambir. Personel PLN terus memastikan seluruh instalasi berada dalam kondisi andal. Berbagai pekerjaan penguatan di sisi jaringan dan Gardu Induk juga telah kami lakukan sejak bulan lalu sebagai bagian dari persiapan menghadapi HUT RI ke-81,” lanjut Daniel saat meninjau kesiapan sistem di GI Gambir Lama.
Siagakan Personel dan Peralatan
Memasuki masa siaga HUT RI ke-81, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) telah menyiapkan kekuatan personel dan peralatan untuk memastikan sistem transmisi tetap dalam kondisi optimal.
PLN UIT JBB telah menyiagakan 25 Posko Siaga dengan 1.041 personel yang terdiri atas personel Kantor Induk, Unit Pelaksana Transmisi (UPT), serta Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG). Selain itu, PLN juga menyiagakan 57 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di empat UPT, sebanyak 392 personel line walker, serta 468 personel Operasi dan Pemeliharaan Gardu Induk (OPGI) di enam UPT.
Selama masa siaga, pekerjaan pemeliharaan terjadwal pada jaringan transmisi dan Gardu Induk yang menopang pasokan menuju venue utama dihentikan sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko pekerjaan terhadap kontinuitas pasokan, sementara personel dan peralatan tetap disiagakan untuk menangani kondisi emergency apabila diperlukan.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa PLN telah mempersiapkan seluruh aspek pendukung, mulai dari kesiapan personel, peralatan, prosedur, sarana prasarana, hingga skema pengamanan sistem.
“PLN UIT JBB telah mempersiapkan seluruh sumber daya untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama pelaksanaan HUT RI ke-81. Bukan hanya sistem dan peralatan yang kami pastikan siap, tetapi juga personel yang kami siagakan selama 24 jam untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat,” ujar Himmel.
Menurut Himmel, kesiapan menghadapi momentum nasional tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan terhadap aset kelistrikan, tetapi juga dengan memperkuat mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan yang berasal dari faktor eksternal.
“Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan, tetapi juga oleh kesiapan kami mengantisipasi berbagai potensi risiko. Karena itu, kami secara berkala melakukan pemetaan titik-titik rawan, memastikan mitigasinya berjalan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder. Kami ingin memastikan listrik untuk seluruh rangkaian HUT RI ke-81, khususnya di venue utama, tersedia secara aman, andal, dan berkesinambungan,” tegas Himmel.
PLN juga terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan eksternal terhadap jaringan transmisi, termasuk potensi gangguan akibat aktivitas masyarakat, lingkungan, maupun faktor lainnya. Berbagai langkah mitigasi telah dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Selain kesiapan teknis, PLN memperkuat koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait guna memastikan seluruh aspek pengamanan sistem kelistrikan dapat berjalan secara terpadu.
Melalui kesiapan sistem, personel, peralatan, serta koordinasi lintas pihak tersebut, PLN berkomitmen memastikan keandalan sistem kelistrikan selama pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus mendukung kelancaran seluruh rangkaian agenda kenegaraan di Ibu Kota.









Komentar ditutup.