DEPOK, transnews.co.id — Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) resmi memulai proyek pembangunan dan penataan lingkungan Puskesmas Kelurahan Pancoran Mas.
Proyek infrastruktur ini dihadirkan untuk meningkatkan kualitas serta kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Pengawas Perusahaan, Rendi Watimena, menyampaikan bahwa fasilitas yang dibangun ini dirancang sangat memadai dan strategis.
”Proyek bernilai hampir sekitar Rp8 miliar ini didukung fasilitas lengkap oleh Pemkot Depok. Lokasinya strategis dekat perbatasan Margonda, Sawangan, dan Kelurahan Pancoran Mas. Meski tidak persis di pinggir jalan karena kondisi lahan, tempat ini sangat memadai untuk layanan kesehatan warga sekitar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pentingnya dukungan warga sekitar terhadap program pembangunan yang tengah dijalankan ini.
”Pemkot Depok sudah membangun dengan baik, salah satunya untuk mengantisipasi kemacetan. Kami meminta masyarakat Pancoran Mas khusunya mendukung program Wali Kota ini,” tambahnya.
Secara kapasitas dan ukuran, proyek ini direncanakan memiliki fisik yang lebih luas ketimbang fasilitas serupa di wilayah lain, sekaligus mempertimbangkan percepatan durasi pengerjaan.
”Fasilitas gedung ini lebih besar dari Sukmajaya, jalannya memadai, dan akses ambulans tidak akan membuat macet. Pengerjaannya yang sudah ditargetkan. Pembangunan ini dipercepat untuk mengantisipasi faktor cuaca dan kondisi alam saat memasuki musim hujan,” jelas Rendi.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan infrastruktur ini didanai penuh melalui APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai pekerjaan mencapai Rp7.613.800.000,00.
Proyek dengan nomor Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 602/PPK/SPMK/FSK-07.TABA/DPP/VII/2026 ini dipercayakan kepada kontraktor pelaksana CV Firmauli Farida dan didampingi oleh PT Duta Cipta Consultindo selaku konsultan supervisi.
Adapun jangka waktu pelaksanaan proyek ini dijadwalkan berlangsung selama 165 hari kalender. Selama proses pengerjaan berjalan, masyarakat diimbau untuk memaklumi penyesuaian akses di sekitar area pembangunan hingga proyek selesai dikerjakan secara optimal.












Komentar ditutup.