Menu ✖

Otomatis

EKBIS

Pemkot Sukabumi Uji Kompetensi Sertifikasi Pendamping UMKM Program KECE

LOGOS TNbadge-check

Pemkot Sukabumi Uji Kompetensi Sertifikasi Pendamping UMKM Program KECE Perbesar

Sukabumi, Transnews- Puluhan pendampig UMKM program Sukabumi KECE, mengikuti diklat Uji Kompetensi Sertifikasi di Hotel Maxon Sukabumi, Kamis (24/10/19).

Dalam kegiatan tersebut Walikita Sukabumi, Achmad Fahmi berkesempatam membuka acara tersrbut secara resmi.

Sebagai mana diketahui, proses penumbuhan wirausaha baru dalam program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece) dilakukan dengan memperkuat tim pendamping.

Targetnya adalah, para pendamping program itu memiliki kompetensi dan kapasitas dalam membina serta memotivasi warga yang ingin bergerak di dunia usaha. Kegiatan Uji kompetensi menggandeng Global Entrepreneur Profesional (Genpro).

Walikita Sukabumi, Achmad Fahmi dalam kesempatan itu menjelaskan, Sukabumi Kece, salah satu sosialisasi janji kampanye pada pilkada lalu dalam membuat sebuah jembatan antara pencari kerja dengan lapangan kerja.

Program ini lahir,kata Fahmi, karena tidak bisa dipungkiri antara angkatan kerja dan lowongan kerja masih saling berkejar-kejaran dan belum seimbang. Sehingga dirumuskan program unggulan Sukabumi Kece dengan harapan mampu menjembatani lapangan kerja dengan angkatan kerja.

“Tim Sukabumi Kece harus mampu menciptakan, mendampingi, dan mengedukasi terkait entrepreneurship.Tim ini harus memiliki kompetensi dengan adanya sertifikasi,”Jelas Fahmi.

Fahmi menegaskan, kegiatan ini mendorong tim Sukabumi Kece harus tersertifikasi dan menjadi pendamping yang sah karena punya sertifikat.

“Harapannya tim Sukabumi Kece ini bisa mengikuti diklat yang digelar Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Kopdagrin) Kota Sukabumi dengan sebaik-baiknya,” Ujarnya.

Dalam konteks perkembangan daerah kata Fahmi, Sukabumi bisa maju dengan sebuah kebersamaan dalam sektor perdagangan, ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Ketiga bidang ini menjadi kekuatan yang harus dimunculkan di kota karena Sukabumi tidak punya potensi sumber daya alam,”Tandasnya. (RIS)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

30 Sep 2026 - 19:37 WIB

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

30 Sep 2026 - 18:42 WIB

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

29 Sep 2026 - 16:42 WIB

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

Sinergi Pendidikan dan Industri, PLN UPT Cawang Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja

29 Sep 2026 - 16:38 WIB

Sinergi Pendidikan dan Industri, PLN UPT Cawang Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja

Berdayakan Barang Layak Pakai, HIMASI UT Bogor Gelar Energy Exchange

28 Sep 2026 - 09:15 WIB

Berdayakan Barang Layak Pakai, HIMASI UT Bogor Gelar Energy Exchange

Jaga Keandalan Listrik, PLN Rawat Kesiapan Sistem di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

27 Sep 2026 - 21:51 WIB

Jaga Keandalan Listrik, PLN Rawat Kesiapan Sistem di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Trending di EKBIS