Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ambruknya Proyek Tanggap Darurat Bagai Angin Lalu, Berpotensi Merugikan Keuangan Negara

LOGOS TNbadge-check


					Fakta Ambruknya pekerjaan Tanggap Darurat yang pekerjaannya berlokasi di dusun Tenjojaya Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya. (Dok. Tran News) Perbesar

Fakta Ambruknya pekerjaan Tanggap Darurat yang pekerjaannya berlokasi di dusun Tenjojaya Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya. (Dok. Tran News)

Karawang, Transnews.co.id – Ambruknya Projek Tanggap Darurat yang ditangani oleh pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) sekalipun sangat berpotensi merugikan Keuangan Negara,namun sepertinya bagai Angin Lalu.

Pantauan Awak Media Ini Pasca Ambruknya Projek Tanggap Darurat yang pekerjaannya di bantaran sungai Citarum, Berlokasi Didusun Tenjojaya Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya,hingga saat ini Tidak ada Tanda tanda pihak yang memiliki otoritas Pemerintah,APH Serta Pihak Terkait datang mengevaluasi Kinerja pihak yang melakukan pekerjaan, seputar ambruknya Projek pekerjaan tersebut.

Projek pekerjaan yang volumenya 130 meter sebanyak 2 titik dalam satu lokasi dan/atau tempat, yang mengunakan tumpukan karung diisi tanah Dan menggunakan material Tiang Dolken, manfaatnya dipergunakan sebagai penahan limpasan Air. Kata Singgih

Buah hasil pekerjaan Projek Tanggap Darurat yang lokasi pekerjaanya berada disisi Bantaran Sungai Citarum,tejadi pada Malam Senin 2 Januari 2022,Nyaris Ambruk Total, “Dikarenakan adanya sumber mata air Ungkap Singgih Pihak BBWS beberapa waktu lalu. 6/1-2022.

Diduga Ambruknya Projek Tanggap Darurat yang konstruksinya berupa tumpukan karung Dan menggunakan material tiang Dolken berpotensi karena Adanya faktor kelalaian yang mengakibatkan kerugian uang Negara.

Secara faktual dilapangan pekerjaan tersebut belum sampai satu Minggu selesai dikerjakan,Projek Tanggap Darurat Ambruk,lalu dibangun kembali dengan memakai batu Bronjong, dibantu oleh Alat Berat berupa Excavator.

Pekerjaan yang tidak dilengkapi papan projek tersebut sebagai mana lazimnya sebagai informasi publik, Nama Pekerjaan,Asal Anggaran,Nilai Anggaran,Nama perusahaan penyedia barang dan jasa jangka waktu pekerjaanya,sama sekali tidak diketahui.

Alasannya karena projek Tanggap Darurat,Dan Hasil pelaksanaannya Nyaris Total hasil pekerjaan terkesan seperti Betul betul seperti Projek Gagal Tanggap Darurat. 4/5-2022. Yusup

Baca Lainnya

Pembangunan dan Rekontruksi PHTC Madrasah PHTC Jatim 8 On Track, Minggu Ke-27 Progres Capai 40 Persen 

11 Juli 2026 - 12:59

DPRD Jepara Sahkan Empat Ranperda, Ketua DPRD Tekankan Regulasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

10 Juli 2026 - 19:28

Bazar Blitar Djadoel 2026 Dibuka, Kementerian UMKM Sebut Layak Jadi Contoh Nasional Penggerak Ekonomi Daerah

9 Juli 2026 - 20:58

Hadapi Ancaman Siber, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Digital Bersama LSWare Korsel

9 Juli 2026 - 20:57

News Trending DAERAH