Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Angka Pengangguran di Kota Depok Turun

badge-check


					Angka Pengangguran di Kota Depok Turun Perbesar

Depok, transnews.co.id – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) berhasil menurunkan angka pengangguran menjadi 6,27 persen dari tahun sebelumnya yang berkisar di angka 6,97 persen pada periode Agustus 2024.

Kepala Disnaker Kota Depok, Sidik Mulyono menyebut sebagian besar daerah di Provinsi Jawa Barat berhasil menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kecuali Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar.

Meski mengalami kenaikan, Kabupaten Pangandaran tetap menjadi TPT terendah dengan persentase 1,58 sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi tercatat di Kota Cimahi, yaitu sebesar 8,7 persen.

Sidik menyebut, keberhasilan Pemerintah Kota Depok dalam menurunkan angka TPT dipengaruhi oleh berbagai faktor.

“Paling utama tentu dukungan penuh dari kepala daerah dalam hal ini Pak Wali dan Wakil Wali Kota Depok. Dukungan penuh dari mereka membuat Disnaker bisa bekerja secara maksimal dalam menurunkan angka TPT,” kata Sidik kepada wartawan, Rabu (6/11/2024).

Ia juga menjelaskan faktor lain yang membuat TPT Kota Depok mengalami penurunan diantaranya dengan banyaknya pelatihan kerja, penempatan kerja dan job fair.

Diketahui, Disnaker Kota Depok selama ini telah melakukan banyak pelatihan kerja seperti pelatihan servis ac, servis kendaraan dan lainnya.

Disnaker Kota Depok juga telah bekerjasama dengan banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Depok untuk menyelenggarakan job fair dengan skala lebih kecil di setiap sekolah.

“Hampir setiap bulan di setiap SMK diadakan job fair, meski dengan skala lebih kecil, mereka undang perusahaan yang membutuhkan karyawan. Ada 80 Balai Kerja Khusus atau BKK di Kota Depok yang adanya di SMK,” paparnya.

BKK sendiri dijelaskan Sidik merupakan wadah untuk menjaring dan mempersiapkan para siswa SMK siap bekerja setelah lulus sekolah.

“Selalu ada cara jika kita mau bekerja sungguh-sungguh. Pemerintah Kota Depok juga mengoptimalkan kinerja dengan mengirimkan para calon pekerja ke luar negeri untuk pelatihan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Langkah Strategis PLN: Bus Section A 500 kV Balaraja Resmi Bertegangan

20 April 2026 - 13:14

Pengurus PC PMII Jepara 2025–2026 Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Daerah

20 April 2026 - 11:50

Di Balik Terangnya Listrik, Gerak Senyap Tim ULTG Angke Tuntaskan Reklamasi SF6 di GI Angke

16 April 2026 - 18:49

Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Cerita Warga Kampung Tangguh Binaan PLN

15 April 2026 - 11:07

News Trending EKBIS