Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Arumi Bachsin: Banyak Perempuan Naik Kelas Dengan Terjun di Dunia Usaha

LOGOS TNbadge-check


					Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak  saat menjadi narasumber pada Sharing Session di Convex Grand City Mal Surabaya, Minggu (28/11/2021). Perbesar

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak saat menjadi narasumber pada Sharing Session di Convex Grand City Mal Surabaya, Minggu (28/11/2021).

Surabaya, Transnews.co.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan, bahwa perempuan saat ini telah banyak terjun di dunia usaha atau menjadi seorang pengusaha. Artinya, perempuan telah naik kelas dengan terjun ke dunia usaha dan menjadi seorang pengusaha.

“Perempuan sekarang bukan hanya jadi target tapi jadi pelaku, saya merasa ini sudah satu step di atas, dan ini memang harusnya dilakukan,” kata Arumi.

Arumi mengatakan, perempuan dikatakan naik satu tingkat karena selama ini perempuan lebih banyak dijadikan sebagai target market. Banyak produk yang dipasarkan dengan tujuan market perempuan. Perempuan dianggap memiliki banyak sisi yang dapat dijadikan sebagai daya tarik untuk memproduksi sebuah produk.

“Karena banyak produk seperti baju, fashion atau pun yang lain yang mengincar atau target marketnya adalah perempuan,” ujarnya.

Menurut Istri dari Wagub Jatim tersebut, ada nilai tambah tersendiri bagi seorang perempuan yang memilih menjadi seorang pengusaha atau enterpreneur. Pasalnya saat seorang perempuan membuat sebuah produk maka produk tersebut akan mengena dan lebih humanis. Utamanya bagi konsumen yang juga perempuan.

“Ketika sebuah produk diciptakan oleh perempuan pasti akan mengena, lebih humanis untuk konsumen-konsumennya,” jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Prov. Jatim.

Lebih lanjut, Arumi menjelaskan, untuk mendukung dan memberikan penguatan kepada perempuan yang menjadi seorang entrepreneur, maka akan dilakukan pendampingan-pendampingan. Diantaranya pendampingan mengurus izin BPOM, sertifikasi halal dari MUI, penentuan tanggal kadaluarsa, nilai gizi yang ada dalam produk, sampai pada ke pengemasan, pemasaran dan sebagainya.

“Ketika sudah terbentur sedikit dengan berbagai prasyarat untuk mengurus beberapa perizinan atau sertifikasi – sertifikasi tertentu atau lebih ke teknis itu biasanya mereka itu stop,” terangnya.

Arumi menginginkan, pengusaha-pengusaha perempuan di Jawa Timur tidak merasa sendiri. Terlebih saat mereka berhadapan dengan kesulitan-kesulitan dalam mengembangkan usahanya. Bahwa ada dekranasda yang akan berdiri membantu mereka.

“Kita ingin memastikan, kita ada disitu mendampingi supaya keribetan-keribetan itu dilaksanakannya bersama tidak sendiri karena perempuan itu kadang-kadang suka seperti itu, asalkan bersama itu jadi lebih mudah,” ucapnya.

Ketua Dekranasda Jatim ini memaparkan tahun 2022 dirinya bersama Dekranasda dan beberapa OPD terkait akan mengadakan pelatihan yang bisa memfasilitasi para pengusaha dalam mengembangkan usahanya dari hulu ke hilir. Ia mengutarakan bahwa pelatihan-pelatihan tersebut juga bentuk pendampingan yang mulai dari menentukan produk dan kualitasnya lalu penentuan standarisasi produknya, legalitas perizinan di beberapa aspek, sampai pada digitalisasi pemasarannya.

“Jadi sebetulnya pelatihan-pelatihan yang memang istilahnya dari hulu sampai hilir yang disupport oleh OPD terkait kita bentuk dalam kelas yang instensif supaya ada outcome yang lebih terukur mungkin lebih seperti pelatihan tapi lebih ke keseluruhan,” paparnya.(hd)

Baca Lainnya

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

Sidak Jelang Lebaran, Bupati Subandi Pastikan Stok Aman dan Harga Sembako Stabil di Sidoarjo

5 Maret 2026 - 19:08

Bupati Subandi Sosialisasi Perbup Baru, Anggaran Desa Jangan Disalahgunakan

5 Maret 2026 - 03:57

News Trending DAERAH