Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

BBWS Brantas Bangun Embung Rp. 7,2 Miliar di Kota Blitar

LOGOS TNbadge-check


					BBWS Brantas Bangun Embung Rp. 7,2 Miliar di Kota Blitar Perbesar

KOTA BLITAR, transnews.co.id – Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) pada tahun 2020 mengalokasikan anggaran sebesar Rp.7,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kegiatan pembangunan Embung di Blitar Jawa timur.

Diperoleh informasi bahwa pembangunan Embung untuk meningkatkan pendistribusian air dan menjamin kontinuitas ketersediaan pasokan air untuk keperluan irigasi pertanian di musim kemarau termasuk untuk mencegah terjadinya banjir di musim hujan di kota Blitar Jawa timur.

Pekerjaan pembangunan Embung di Blitar tersebut dikerjakan oleh CV.Jaya Raya Kontruksi (JRK) yang berkantor di Udanawu kota Blitar dengan nilai kontrak sebesar Rp.5 milyar.

Sigit salah satu penanggung jawab pelaksana lapangan CV Jaya Raya Kontruksi di lapangan beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa paket pekerjaan pembangunan embung di Blitar ini meliputi pekerjaan mayor pengerukan kolam tampung Embung menggunakan alat berat excavator.

“Juga ada pembangunan rumah jaga,serta pasangan Bronjong dan pasangan batu kali,”ujar Sigit.

Ditempat terpisah Somad ST.MT selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau Situ dan Embung (dasiem) Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) saat dikonfirmasi Transnews .co.id di kantor nya Rabu (30/12/2020) lalu menuturkan bahwa paket pekerjaan pembangunan embung di kota Blitar sekarang sudah selesai atau sudah PHO (Profesional Hand Over) serah terima sementara pekerjaan dari penyedia jasa pada pengguna jasa secara resmi,”jelasnya.

Meski baru PHO dan belum FHO, sambung Somad, Embung kota Blitar ini sudah di manfaatkan fungsinya oleh masyarakat setempat untuk mengairi sawah dan ladang serta untuk keperluan lain bagi warga sekitar embung.

“Embung kota Blitar ini mempunyai kapasitas mampu mengairi sawah warga sekitar 100 hektar.Dan setelah masa FHO nanti baru di lakukan serah terima kepada pemerintah kota Blitar,”pungkasnya.(Hadi) Editor:Nas

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH