Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

BPBD Jatim Bersama BPBD Kabupaten Malang Tinjau Longsor di Jalur Lintas Selatan

LOGOS TNbadge-check


					BPBD Jatim Bersama BPBD Kabupaten Malang Tinjau Longsor di Jalur Lintas Selatan Perbesar

BPBD Jatim Bersama BPBD Kabupaten Malang Tinjau Longsor di Jalur Lintas Selatan

MALANG, transnews.co.id – Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Subroto didampingi Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Malang R. Ichwanul Muslimin bersama Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Jawa timur – Bali wilayah I Deny Purba Indarsa meninjau langsung jalan Lintas Selatan (JLS) yang mengalami longsor di wilayah kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang. Jum’at (13/12/2024)

Dalam peninjauan tersebut, Gatot Subroto, kalaksa BPBD Jatim mendapati sejumlah titik longsor lain di sebelah timur jalur ambles utama. Selain itu, juga ditemukan banyaknya lahan di atas bukit dan lereng gunung yang telah beralih fungsi dari tanaman tegakan menjadi lahan pertanian.

Sementara itu, Kasatker BBPJN Wilayah I Jatim Deny Purba Indarsa mengungkapkan, cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan bulan ini memang telah membuat sejumlah Jalur Pantai Selatan mengalami longsor.

Khusus untuk jalur di titik Dusun Panggungwaru Desa Sumberoto, prioritas yang dilakukan pihaknya adalah membuat jalan fungsional agar jalur ini bisa kembali tembus dari Malang ke Blitar.

Dilain pihak, kalaksa BPBD Jatim menyimpulkan, terjadinya longsor dan amblesnya sejumlah ruas jalan di jalur JLS juga diakibatkan perubahan fungsi lahan di pinggiran JLS. Selain itu, karena sarana drainase di sekitar jalur JLS yang perlu diperluas.

Karena itu, ia berharap perlunya penguatan koordinasi antar-instansi pemerintah, utamanya dengan pihak Perhutani, guna mencegah kejadian longsor. “Ini memang menjadi PR bersama kita,” ujarnya.

Selain jalan ambles, kalaksa BPBD Jatim bersama rombongan juga meninjau fenomena hilangnya sumber air dan munculnya lubang besar di Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo. Rencananya, fenomena itu akan dikaji secara akademik oleh tim geologi dari perguruan tinggi untuk memastikan fenomena alam tersebut.

Baca Lainnya

Konsolidasi AWAS, Ketua Moh. Subur Tekankan Kekompakan dan Solidaritas Antaranggota

7 Mei 2026 - 06:42

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 1 Tuban Dikebut, Progres Capai 43 Persen

7 Mei 2026 - 05:25

Pimpin APMISO DKI Jakarta, Iskandar Implementasikan Program Tiga Pilar

6 Mei 2026 - 22:04

TNI Perkuat Strategi Hadapi Perang Kognitif, Jatim Jadi Rujukan Penguatan Siber Nasional

6 Mei 2026 - 20:58

News Trending DAERAH