Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

BPJamsostek Jalin Kerjasama dengan PT JIAEC

LOGOS TNbadge-check


					BPJamsostek Jalin Kerjasama dengan PT JIAEC Perbesar

DEPOK, transnews.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsoster Kota Depok, telah bekerjasama dengan PT. Japan Indonesian Ekonomic Center (JIAEC) untuk memberikan perlindungan terhadap para pekerja magang.

Kepala BPJamsostek Kota Depok Achiruddin menyampaikan bahwa 3 bulan sebelum magang ke Negara Jepang, PT JIAEC bersama BP Jamsostek sudah memberikan perlindungan.

“Kebetulan, dengan JIAEC, ketika mereka masih magang sudah ada perlindungan tenaga kerja, selama 3 bulan sebelum mereka ke negara Jepang. Sudah di cover BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, usai menghadiri Forum Renja Disnaker Kota Depok, di aula Edelweiss Lt. 5 Balaikota Depok, Kamis (22/02/24).

Dirinya menjelaskan nantinya mereka tetap melanjutkan perlindungannya sebagai peserta BPJamsostek di jepang dan selama 3 bulan sebelum magangnya, JIAEC berikan jaminan berupa kecelakaan kerja dan kematian.

Menurut Achiruddin, ketika magang, orang justru malah yang blm faham resiko itu terjadi justru yang banyak potensi kecelakaannya ketika masih magang.

“Nah ketika masih magang sudah dilindungi selama 3 bulan, jaminannya berupa kecelakaan kerja dan kematian.

Seandainya ada kematian sebabnya apa saja dan itu akan dibayarkan santunan kepada ahli warisnya, sebesar Rp. 42 juta.

“Kita dengan PT JIAEC, sudah jalin kerjasama. Per bulan JIAEC itu, mengirim pekerja ke jepang rata-rata 100-200 orang. Jika itu kita kalkulasikan, maka selama tahun 2023 sudah sekitar seribu orang di kirim ke Jepang, tambahnya.

Achiruddin mengatakan, BPJamsostek itu yang pasti bukan untuk mencari keuntungan dari iuran, jadi segera daftarkan bagi pencari nafkah atau pelaku UMKM, pedagang dan lain-lain.

“Intinya, resiko bisa terjadi dimana dan kapan saja saat kerja, jangan sampai keluarga jadi orang miskin baru,” tegasnya.

“Iuran hanya Rp. 16.800, saya yakin semua mampu dan itu bertahan selama sebulan. Intinya, ada kemauan apa tidak, kalau ada resiko kita kan tidak tahu. Seandainya terjadi, minimal sudah ada perlindungan terhadap dirinya dan keluarga,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

Ramadan, PLN UIT JBB Berbagi Berkah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

13 Maret 2026 - 17:48

Tanpan IMB, DPRD Depok Desak Perumahan Diamond Field Disegel

12 Maret 2026 - 21:02

Buka Bazar Raya Ramadan 2026, Sekda Depok Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

12 Maret 2026 - 20:11

News Trending DEPOK