Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Trenggalek: Gedung Baru RSUD Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat meninjau  pembangunan dua gedung baru RSUD dr.Soedomo Trenggalek.
Senin (3/1/2022). Perbesar

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat meninjau pembangunan dua gedung baru RSUD dr.Soedomo Trenggalek. Senin (3/1/2022).

Trenggalek, Transnews.co.id – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, bahwa pembangunan dua gedung baru RSUD dr.Soedomo Trenggalek terus dikebut, saat ini seluruh tahapan progres pembangunan sudah mencapai 37 persen.

“Saat ini pembangunannya sudah 37%, kita berkontrak akhir Oktober, kemudian pengerjaan pondasi dimulai November dan ditinggikan mulai awal Desember,” jelas Bupati saat meninjau progres pembangunan 2 unit gedung baru RSUD tersebut, Senin (3/1/2022).

Bupati Nur Arifin juga menyebut, bahwa pembangunan gedung tersebut, cukup cepat dengan jangka waktu 3 minggu proses pembangunan gedung sudah menyambung ke lantai 4. Diharapkan seluruh proses bisa rampung pada akhir Februari bulan depan, sehingga gedung baru ini bisa segera dimanfaatkan untuk mendukung sistem kesehatan di Kabupaten Trenggalek.
“Ini termasuk cepat, Karena meskipun di kontrak 6 bulan tapi kita minta akhir Februari sudah bisa jadi, diupayakan sudah jadi, makanya ini kejar kebut terus 24 jam,”ungkapnya.

Agar segera rampung, bahkan para pekerja terus mengejar proses pembangunan dan hanya sempat libur saat malam tahun baru.

2 Gedung Baru senilai 150 Milyar tersebut, akan difungsikan sebagai ruang isolasi pasien Covid 19 berkapasitas 130 kamar dan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang memiliki spesifikasi bertekanan negatif.

“Harapannya semoga dalam tanda kutip tidak terpakai untuk varian omicron, kalau ini nanti ada peningkatan kasus, tentu ini bagian dari ikhtiar kita untuk mewujudkan satu sistem kesehatan yang lebih baik terhadap Covid, karena ini memang di desain standar untuk Covid 19,” tegasnya.

Ditambahkan, kedepan meskipun sudah tidak ada pandemi, dua unit gedung baru ini tetap bisa dimanfaatkan namun bila ada pandemi gedung ini pun masih sesuai standar. “Jadi kalau untuk pasien biasa ya ini sudah di atas pelayanannya karena ini sudah standar covid” pungkasnya. (hd)

Baca Lainnya

Pria di Jepara Ngamuk, Dua Warga Jadi Korban Pembacokan dalam Semalam

10 Mei 2026 - 01:41

Dana MBG Seret, Sejumlah Dapur di Surabaya-Sidoarjo Hentikan Operasional Sementara

9 Mei 2026 - 21:55

Sidoarjo Jadi Rujukan Strategi Peningkatan PAD, Karangasem Bali Belajar Pengelolaan Fiskal dan Digitalisasi

8 Mei 2026 - 19:29

GWS Jepara Kunjungi Panti Lansia: Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Kepedulian

8 Mei 2026 - 17:09

News Trending DAERAH