Menu

Otomatis

DAERAH

Dinas Kominfo Jatim Gelar CERDIG di Gresik

Avatar photobadge-check

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim, Putut Darmawan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Cerdig Kominfo Jatim di Gresik, Rabu (17/9/2025). Perbesar

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim, Putut Darmawan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Cerdig Kominfo Jatim di Gresik, Rabu (17/9/2025).

GRESIK, transnews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan CERDIG – Cerdas Digital di Koromi Cafe, Kabupaten Gresik, Rabu (17/9/2025).

Acara bertema “Memperkuat Peran Generasi Muda di Sektor Komunikasi Publik dan Ekonomi Kreatif dalam Menangkal Disinformasi dan Hoaks di Media Sosial” ini menghadirkan 70 peserta dari kalangan content creator, pegiat media sosial, HIPMI Gresik, Gresik Creative Hub, hingga Gekraf Gresik.

Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan pentingnya meningkatkan literasi digital di tengah tingginya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, 72,6 persen masyarakat Indonesia lebih memilih media sosial dibanding televisi atau portal berita online.

“Sayangnya, survei APJII juga menunjukkan bahwa media sosial justru menjadi saluran paling banyak ditemukannya disinformasi dan hoaks. Karena itu, masyarakat harus semakin cerdas dalam bermedia digital. Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama agar ruang digital di Jawa Timur semakin sehat,” ujarnya.

Dua narasumber turut mengisi acara ini. Rojil Nugroho Bayu Aji, dosen FISIP Universitas Negeri Surabaya, menekankan pentingnya etika digital sebagai pondasi dalam menjaga harmoni sosial dan budaya. Ia mengingatkan generasi muda untuk selalu melakukan cek sumber, fact-checking, dan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

Sementara itu, Rian Septrianto Maulana, Ketua DPW Gekraf Jatim, menyoroti peran ekonomi kreatif sebagai senjata melawan hoaks. Menurutnya, komunitas kreatif, pelajar, dan mahasiswa dapat berkontribusi dengan menghasilkan konten-konten edukatif yang menginspirasi.

“Strategi komunikasi publik yang kreatif bisa menjadi cara efektif untuk menahan laju penyebaran hoaks sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Rian.

Kegiatan CERDIG ini diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih produktif, edukatif, dan bebas dari hoaks.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bantah Tudingan Soal Anggaran Biskita, Dishub Depok Tantang Jari Pandawa

9 Sep 2026 - 21:16 WIB

Bantah Tudingan Soal Anggaran Biskita, Dishub Depok Tantang Jari Pandawa

Sekolah Rakyat Surabaya Rampung Lebih Cepat, Tampung hingga 1.000 Siswa

9 Sep 2026 - 18:50 WIB

Sekolah Rakyat Surabaya Rampung Lebih Cepat, Tampung hingga 1.000 Siswa

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

8 Sep 2026 - 21:03 WIB

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

Rumah Warga di Pengasinan Depok Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp120 Juta

8 Sep 2026 - 18:51 WIB

Rumah Warga di Pengasinan Depok Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp120 Juta

Tembus Hampir Rp20 Miliar, Jari Pandawa Soroti Anggaran Operasional Biskita Trans Depok

8 Sep 2026 - 18:13 WIB

Tembus Hampir Rp20 Miliar, Jari Pandawa Soroti Anggaran Operasional Biskita Trans Depok

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga
Trending di DAERAH